Memiliki kamar tidur bergaya kontemporer sama saja dengan menghadirkan nuansa kebaruan pada ruangan.
Desain kontemporer mulai berkembang awal tahun 1920, dan terus berkembang mengikuti zaman dan era. Dus, gaya desain ini bergerak dinamis seiring berjalannya waktu.
Desain kontemporer akan terus mengikuti berbagai perubahan penggunaan, mulai dari material, bentuk, tampilan, hingga teknologi yang dipakai.
Ciri khas gaya kontemporer sendiri salah satunya dapat dilihat dari penggunaan material dengan tekstur beragam dalam satu ruangan. Misalnya dalam sebuah kamar tidur, terdapat perpaduan antara bahan linen, karpet bulu, bantal beludru, dan sprei sutra.
Nah, gaya kontemporer yang dinamis itu lah yang menjadi pilihan Mr. R untuk interior kamar tidurnya. Mr. R ingin menciptakan nuansa “kekinian” pada interior kamarnya.
Area Tidur dan Walk in Closet
Kamar tidur dengan luasan 15 meter persegi dibagi menjadi dua area, tempat tidur dan walk in closet.
Kedua area dibatasi dengan sebuah meja rias. Meja rias dirancang dengan sebuah cermin pada salah satu sisinya. Ini berfungsu untuk memanipulasi visual agar area tidur terkesan lebih luas.
Area tidur sendiri dilengkapi dengan tempat tidur king size yang ditempatkan persis di tengah ruangan.
Bukaan jendela berukuran besar berada tepat di sisi tempat tidur. Bukaan jendela memberi pencahayaan alami secara merata dan maksimal. Jendela juga menggunakan tirai agar privasi tetap terjaga.
Untuk memenuhi kebutuhan entertainment, kamar tidur dilengkapi dengan sebuah TV yang tertanam pada wall panel.
Sementara area walk in closet terdiri dari lemari penyimpanan yang dirancang dengan pintu kaca agar bagian dalam lemari bisa terlihat.
Lemari dibuat tidak terlalu tinggi hingga menyentuh plafon agar terdapat ruang penyimpanan tambahan seperti tempat menyimpan koper.
Pada area walk in closet inilah terdapat meja rias yang juga dilengkapi dengan rak dan laci untuk tambahan ruang penyimpanan.
Kombinasi Pemilihan Material
Sesuai dengan karakter desain kontemporer yang menggabungkan berbagai material dengan tampilan dan tekstur yang berbeda, lantai kamar tidur dibuat menggunakan vinyl kayu dengan teknik pemasangan susun bata. Lantai juga dibuat serasi dengan penggunaan wall panel HPL motif kayu yang menjadi aksen ruangan. Tampilan ini ditambahkan penggunaan material metal krom yang diterapkan pada beberapa elemen ruangan, seperti lampu dan beberapa furniture.
Material kain dengan beragam tekstur juga digunakan –kain untuk sprei, selimut, dan juga karpet.
Aksen Warna
Gaya desain kontemporer mungkin lebih banyak menggunakan warna-warna netral, tetapi penerapan aksen warna hitam, sepertinya melekat dengan gaya kontemporer akhir-akhir ini.
Aksen warna hitam, baik pada furniture, maupun beberapa elemen interior lainnya, seperti pada selimut dan karpet, menambah tampilan kekinian yang unik dan khas.
Warna hitam sekaligus menghadirkan kesan maskulin dan tegas.
Dekorasi
Dekorasi menjadi sesuatu yang penting dari gaya kontemporer. Beberapa dekorasi pada kamar tidur dilakukan untuk menambahkan nilai estetika.
Bentuk lampu yang unik dan mengandung unsur garis lurus khas kontemporer, ditempatkan pada sisi kanan dan kiri tempat tidur. Di samping itu, bagian back drop dibuat dengan finishing HPL dengan motif cukup unik. Motif ini menjadi dekorasi tambahan, bahkan menjadikan ruangan terlihat lebih indah dan elegan.
Detail Klien
Klien:ย Mr. R
Tipe Proyek:ย Residensial | Kamar Tidur
Gaya Desain: Kontemporer
Lokasi:ย Manado
Ukuran:ย 15 m2
Biaya Desain:ย Rp 2.000.000,00
Desainer:ย Iqbal Mujahid