... room separator atau pemisah ruangan merupakan salah satu elemen dekoratif ruang yang artistik juga unik. Mampu menjadikan ruangan kecil terlihat lebih luas.
Interiordesign.id – Jika Anda lebih menyukai konsep open space, maka hal tersebut bukan sebuah masalah. Namun, jika konsep open space dirasa kurang memberi kepuasan dan kenyamanan, maka solusinya adalah dengan membangun atau membuat sebuah room separator atau room divider.
Persoalannya kemudian, room separator yang permanen akan menjadikan ruangan kecil semakin terasa sempit. Ia juga bisa memengaruhi tingkat kenyamanan.
Untuk mengatasinya, Anda mesti membuat sebuah room separator atau pemisah ruangan yang non-permanen dan memiliki nilai estetik tertentu, sehingga bukan saja menambah kenyamanan, namun ruangan kecil bisa terlihat lebih luas. Berikut beberapa ide kreatif room separator yang bisa Anda buat sendiri.
Baca Juga : Partisi Ruangan: Cara Terbaik Membagi Ruang Menjadi Lebih Fungsional
Room Separator dari Daur Ulang Kayu Palet
Kayu palet yang mudah didapat dengan harga yang tidak terlalu tinggi, bisa Anda gunakan menjadi sebuah room separator. Anda juga dapat menambahkan dan menggantungkan hiasan atau berbagai pajangan di sana.
Menjadikan rumah terasa makin artsy.madamenoir/pinterest
Room Separator dari Tali Tambang
Bentangkan beberapa utas tali dari lantai hingga atap, lalu susun sedemikian rupa.
Ide kreatif room separator yang tidak akan orang sangka. Dan dengan seperti itu, kesan open space masih terlihat, namun penekanan pemisahan atau zonasi ruang, juga bisa didapatkan.pinterest
Room Separator dari Bambu
Bambu dikenal memiliki fleksibilitas dan cita rasa artistik yang kuat saat diubah menjadi sesuatu yang memiliki fungsi baru.
Dengan memiliki dan membuat sebuah room separator atau room divider dari bambu, cita rasa artistik bambu pun akan menyebar ke dalam rumah dan ke seluruh ruangan.
pinterest
Room Separator dari Batang Pohon
Satu lagi keunikan dan cita rasa artistik sebuah room separator.
Batang kayu pohon sangat unik dan pas bagi Anda yang menginginkan kesan natural yang kuat dalam ruangan.
pinterest
Masih banyak bahan atau material yang bisa Anda sulap menjadi sebuah room separator atau room divider. Tak perlu mahal atau membuatnya menjadi sekat ruangan yang permanen, beberapa bahan yang bisa Anda temukan di sekitar dengan mudah, sudah cukup untuk menambah kenyamanan rumah.
Cari penyebab retak, kelembapan, atau partisi longgar sebelum memperbarui finishing. Dokumentasikan rangka, sambungan, dan utilitas terdampak, kemudian pilih perbaikan serta pemantauan sesuai kondisi rakitan.
Pilih partisi dari konflik ruang, jenis privasi, cahaya, udara, dan frekuensi perubahan. Bandingkan sistem tetap atau bergerak setelah fungsi serta jalur pengguna benar-benar dipetakan.
Cocokkan finishing partisi dengan substrat, paparan, benturan, dan pembersihan. Uji sampel bersama pencahayaan serta material tetangga sebelum menetapkan detail tepi, sambungan, dan perawatan akhir.
Urutkan layout, rangka, utilitas, penutup, dan finishing partisi melalui pemeriksaan bertahap. Tetapkan dukungan beban, sambungan, serta akses servis sebelum detail penting tertutup lapisan akhir.
Rancang partisi area basah melalui sumber air, substrat, sambungan, penetrasi, dan drainase. Koordinasikan pengeringan serta proteksi lapisan, lalu periksa kompatibilitas dan mutu sebelum finishing dipasang.
Periksa kebutuhan privasi, cahaya, udara, stabilitas, dan akses sebelum memilih partisi. Uji penggunaan harian serta mekanisme panel agar tampilan tidak menyamarkan konflik ruang yang belum selesai.