Langit-langit yang tinggi melahirkan suasana ruang yang hangat dan sejuk. Menjadi salah satu manfaat desain rumah loft yang tidak bisa didapatkan dari gagasan desain rumah lainnya.
Interiordesign.id – Seiring berkembangnya konsep rumah tinggal, kini banyak juga cara unik dan kreatif untuk mendapatkan hunian yang diidamkan. Salah satunya adalah konsep rumah loft, yang meski berada di lahan yang terbilang mungil, namun terasa sangat nyaman dan tetap mampu terlihat lebih luas.
~ via astudioarchitect.com
Konsep desain loft sendiri lahir dari area ruangan bekas bangunan industri atau bangunan komersial. Bekas bangunan tersebut pun kemudian dikreasikan sedemikian rupa hingga menjadi tempat layak huni.
Desain rumah ala loft kini menjadi salah satu tren hunian yang digemari di perkotaan karena memiliki sejumlah manfaat dan keunggulan. Konsep desain ini memaksimalkan penggunaan tanah bangunan, tampilan, dan suasana rumah yang unik, serta mudah untuk dikreasikan.
Nah, lantas apa saja manfaat serta kelebihan dari desain rumah loft? Simak penjelasan singkatnya berikut ini.
Terasa Luas dengan Langit-langit yang Tinggi
~ via pinterest
Bangunan loft memiliki langit-langit yang tinggi sebagai salah satu syarat untuk dapat membuat mezzanine di dalam rumah atau apartemen. Dengan langit-langit yang tinggi, rumah dengan konsep loft akan mudah saat didesain dan didekorasi. Langit-langitnya yang tinggi juga memberi keleluasaan saat menatanya tanpa perlu takut terkesan sempit.
Anda dapat memanfaatkan setiap bagian di dalam rumah dengan konsep loft semaksimal mungkin.
Langit-langit yang tinggi memberi penampilan yang terasa lebih luas dan lapang. Jika Anda menerapkan konsep mezzanine atau setengah lantai pada bagian atas hunian, maka bagian bawah akan terasa lebih luas lagi.
Memiliki Pencahayaan Alami
~ via Home.co.id
Pada umumnya bagian jendela di rumah loft menggunakan konsep jendela atau kaca-kaca yang berukuran besar sesuai dengan tinggi bangunan tersebut. Dengan gagasan desain seperti ini, maka pencahayaan alami matahari dapat memasuki bagian dalam rumah dengan mudah. Rumah akan terasa terang pada siang hari dan juga hangat saat malam hari.
Rumah loft tidak memerlukan pencahayaan tambahan, sehingga menghemat penggunaan listrik. Selain itu, ruangan juga akan terasa lebih sehat dan jauh dari kata lembab atau pengap.
Peletakkan yang Sederhana
~ via archilovers.com
Memiliki langit-langit yang tinggi memberi keleluasaan bagi Anda untuk berkreasi dan berekspresi sesuai kepribadian. Anda dapat menghias bagian dinding dengan aneka macam hiasan. Mengatur penataan ruangan dalam hunian pun dapat dengan mudah dilakukan.
Bergaya Industrial
~ via elevatehomedesign.tumblr.com
Sangat disarankan untuk tetap memertahankan gaya desain interior industrial pada bangunan loft yang artsy.
Konsep industrial memungkinkan Anda hanya melakukan sedikit perbaikan tanpa perlu berusaha mengubah banyak hal. Karakteristik bangunan yang khas industrial juga memberikan kesan unik dan sangat khas.
Namun, jika gaya ini dirasa terlalu maskulin, Anda dapat mencoba menggabungkannya dengan konsep interior yang lain. Seperti mengombinasikannya dengan gaya interior skandinavia yang menciptakan penampilan yang sangat modern eklektik.
Warna rumah sering dibahas seolah setiap rona mempunyai efek emosi yang tetap. Bagi keputusan interior, cara yang lebih berguna ialah menanyakan asosiasi serta preferensi penghuni, lalu menguji warna di ruang yang akan dipakai. Penelitian tentang preferensi warna dapat memberi petunjuk bahwa konteks
Warna dapat mengubah kesan visual sebuah ruang, tetapi tidak mengubah lebar jalur, tinggi plafon, atau ruang gerak fisik. Saat memilih warna berdasarkan ukuran rumah, petakan dahulu geometri dan kegiatan yang harus muat.
Warna cat dinilai melalui cahaya yang mengenai dan dipantulkan oleh dinding. Satu kode warna dapat terlihat berbeda dekat jendela, di sudut teduh, dan pada malam hari. Karena itu, pilih warna dengan mencatat kondisi cahaya ketika ruang dipakai, bukan hanya arah hadap pada denah.
Kombinasi warna rumah lebih mudah diputuskan jika dimulai dari material yang sudah ada, bukan dari foto palet yang terlepas dari ruangnya. Lantai, kusen, furnitur, dan cahaya membentuk latar yang akan memengaruhi cara warna baru terlihat. Tentukan peran tiap warna pada bidang, lalu uji pertemuannya
Ketika warna di dinding terasa tidak sesuai rencana, penyebabnya belum tentu pilihan rona. Cahaya, material yang berdampingan, luas bidang, kilap, dan kualitas dasar dapat membuat hasil berbeda dari kartu sampel. Diagnosis yang rapi membantu memilih koreksi kecil sebelum mengecat ulang seluruh rumah
Kategori warna membantu memperkecil pilihan sebelum membandingkan palet. Istilah hangat, dingin, netral, atau aksen berguna untuk bercakap dengan penghuni, tetapi tidak menggantikan pemeriksaan rona, terang-gelap, dan kejenuhan pada material rumah yang nyata.