Desain rumah natural mungkin berbeda dengan desain rustic yang khas menampilkan suasana dan nuansa pedesaan. Namun, desain natural sedikit banyak mampu memberikan kesan hangat dan alami khas suasana alam pedesaan yang nyaman dan sejuk.
Interiordesign.id – Membawa suasana alam ke dalam rumah merupakan hal yang selalu diupayakan orang-orang sejak lama. Suasana alam diyakini memiliki daya tarik tersendiri. Selain itu, suasana natural diklaim mampu memberikan rasa tenang, damai dan kesejukan di dalam ruang.
Dunia desain interior mengenal istilah transterior, echo desain, dan juga rustic yang membawa elemen alam ke dalam ruangan. Dan kali ini, kita akan membahas soal desain natural yang juga sedikit banyak memberikan suasana dan nuansa sejuk dan nyaman ala pedesaaan.
Desain rumah natural adalah desain yang memadukan material dengan kesan alami yang kuat seperti kayu, rotan, bambu atau batu alam. Penataan interior bernuansa natural juga kerap kali dihadirkan dalam sesuatu yang berwarna hijau, seperti hadirnya tanaman.
Meski tempat Anda tinggal berada di perkotaan, Anda bisa menghadirkan suasana alam pedesaan ke dalam rumah. Dengan penataan yang tepat dan menghadirkan unsur alam sebagai elemen dekoratif, rumah menjadi sejuk untuk ditinggali.
Baca Juga : Menambahkan Kesan dan Suasana Natural Ke dalam Rumah dengan ‘Stone Wall’
Desain Rumah Natural dengan Dinding Bata & Batu Alam
via gravityhomeblog.com via pinterest
Pilihlah elemen alami yang menggabungkan gaya Anda dengan interior. Gunakan batu bata atau batu alam di salah satu dinding di rumah Anda. Dinding bata atau batu alam akan menjadi daya tarik tersendiri dan memberikan kesan pedesaan pada interior. Untuk mempertegas suasananya, gunakan dinding bata berwarna asli.
Desain Rumah Natural Penggunaan Furnitur & Lantai Kayu
via pexels
Penggunaan kayu pada interior dan furnitur adalah jurus ampuh untuk memberikan tampilan ala pedesaan di rumah. Biarkan kayu yang masih bertekstur unsur alami untuk hadirkan desain natural di rumah. Selain berfungsi sebagai furnitur, peletakkannya juga akan mempercantik ruangan natural persis nuansa pedesaan yang Anda idamkan.
Selain furnitur kayu, Anda juga bisa menggunakan kayu sebagai material lantai. Lantai kayu akan sangat mewakili desain natural daripada penggunaan kemarik untuk lantai. Lantai kayu memang cenderung lebih mahal, namun sesuai dengan kocek yang harus Anda keluarkan. Anda pun akan puas dengan hasilnya. Jangan lupa untuk mengukur luas lantai di rumah untuk memperkirakan berapa jumlah bahan kayu yang akan digunakan. Hal ini untuk mengatasi pembelian berlebih dan menjaga anggaran Anda tidak keluar budget.
Desain Rumah Natural dengan Warna Dinding
via great house design
Rumah berdesain natural sebaiknya menggunakan warna-warna yang cerah dan terang sehingga tidak mencolok dan memberikan kesan sederhana. Gunakan warna cat putih, krem dan coklat pada dinding rumah Anda. Warna-warna tersebut merupakan warna dasar untuk mendapatkan suasana alami dalam interior rumah Anda.
Desain Rumah Natural dengan Ruang Terbuka
via pexels.com
Untuk menciptakan kesan menyatu ke alam, Anda dapat mengkoneksikan rumah dengan alam di sekitarnya menggunakan ruangan terbuka. Ruangan terbuka tersebut bisa berupa teras rumah atau balkon rumah. Gunakan bahan kaca sebagai dinding sehingga Anda mendapatkan tampilan taman dan kebun dari dalam rumah.
Desain Rumah Natural dengan Tanaman
via bloglovin
Hadirkan suasana alam dengan sentuhan tanaman di dalam rumah. Tanaman akan menghadirkan kesan natural yang segar pada bagian dalam rumah Anda. Tempatkan beberapa tanaman hidup di ruang tamu dan ruang keluarga. Selain sebagai salah satu elemen dekorasi, tanaman juga akan memberikan sirkulasi udara yang baik bagi ruangan di rumah.
Warna rumah sering dibahas seolah setiap rona mempunyai efek emosi yang tetap. Bagi keputusan interior, cara yang lebih berguna ialah menanyakan asosiasi serta preferensi penghuni, lalu menguji warna di ruang yang akan dipakai. Penelitian tentang preferensi warna dapat memberi petunjuk bahwa konteks
Warna dapat mengubah kesan visual sebuah ruang, tetapi tidak mengubah lebar jalur, tinggi plafon, atau ruang gerak fisik. Saat memilih warna berdasarkan ukuran rumah, petakan dahulu geometri dan kegiatan yang harus muat.
Warna cat dinilai melalui cahaya yang mengenai dan dipantulkan oleh dinding. Satu kode warna dapat terlihat berbeda dekat jendela, di sudut teduh, dan pada malam hari. Karena itu, pilih warna dengan mencatat kondisi cahaya ketika ruang dipakai, bukan hanya arah hadap pada denah.
Kombinasi warna rumah lebih mudah diputuskan jika dimulai dari material yang sudah ada, bukan dari foto palet yang terlepas dari ruangnya. Lantai, kusen, furnitur, dan cahaya membentuk latar yang akan memengaruhi cara warna baru terlihat. Tentukan peran tiap warna pada bidang, lalu uji pertemuannya
Ketika warna di dinding terasa tidak sesuai rencana, penyebabnya belum tentu pilihan rona. Cahaya, material yang berdampingan, luas bidang, kilap, dan kualitas dasar dapat membuat hasil berbeda dari kartu sampel. Diagnosis yang rapi membantu memilih koreksi kecil sebelum mengecat ulang seluruh rumah
Kategori warna membantu memperkecil pilihan sebelum membandingkan palet. Istilah hangat, dingin, netral, atau aksen berguna untuk bercakap dengan penghuni, tetapi tidak menggantikan pemeriksaan rona, terang-gelap, dan kejenuhan pada material rumah yang nyata.