Perata semen self-levelling dipakai untuk dasar yang perlu dihaluskan sebelum penutup lantai. Ia berbeda dari epoxy dekoratif dan tidak otomatis cocok untuk membuat kemiringan menuju drain.
Untuk memahami pilihan dan persiapan secara menyeluruh, baca Pemasangan Lantai: Urutan Kerja dari Pemeriksaan Dasar hingga Serah Terima.
Sebelum mulai
- Pastikan dasar, rentang tebal, primer, air campur dan kompatibilitas penutup lantai dari produk yang sama.
- Acuan 3 mm hanya contoh ketebalan. Untuk Sikacrete Floor Level yang dirujuk, produk tidak cocok untuk kemiringan lebih dari 0,5%; jangan memakai batas ini untuk merek lain tanpa memeriksa petunjuknya.
Jika dasar rapuh, lembap di luar batas produk, retak aktif, atau detail sambungan belum jelas, hentikan bagian terkait dan minta penilaian pengawas teknis. Menutup cacat dengan penutup lantai tidak memperbaiki penyebabnya.
Persiapan kerja
Tentukan batas area dan jalur lewat sebelum bekerja. Gunakan pelindung mata, tangan, pendengaran serta pengendalian debu yang sesuai alat dan bahan. Pemotongan atau gerinda memakai penyedotan atau metode basah yang diizinkan; cegah air mengenai peralatan listrik yang tidak sesuai. Baca lembar keselamatan perekat dan pelapis, sediakan ventilasi serta jauhkan sumber nyala bila dipersyaratkan. Jangan menyapu kering debu halus atau membuang lumpur semen ke saluran air.
Bahan dan alat
Alat uji dasar, mistar/level, penyedot debu, alat takar air, mixer, rak/roskam perata, rol duri bila dipersyaratkan dan pembatas kebocoran.
- Produk perata semen sesuai rentang tebal dan penggunaan
- Primer yang dipasangkan dengan produk perata
- Air bersih dengan takaran kemasan
- Bahan pembatas dan detail sambungan yang kompatibel
Urutan pekerjaan
- Vakum dan periksa dasar kuat yang kompatibel
- Aplikasi primer yang kompatibel
- Pengadukan dan penuangan perata pada tebal yang ditentukan
- Cek kerataan, lindungi dan bersihkan
1. Vakum dan periksa dasar kuat yang kompatibel
- Periksa dasar kuat, bersih dan kompatibel; tandai retak, lubang, sambungan gerak serta titik tinggi.
- Ukur kebutuhan tebal dari peil penutup akhir dan batas produk. Tutup jalur bocor dengan detail yang cocok tanpa menutup sambungan gerak.
- Sedot debu sampai bersih dan periksa kembali kelembapan serta kondisi permukaan yang disyaratkan.
Periksa hasil: Dasar serta ketebalan aktual diterima sebelum primer.
Hindari kesalahan ini: Jangan memakai perata untuk menutupi dasar rapuh atau kelembapan yang belum ditangani.
2. Aplikasi primer yang kompatibel
- Pilih primer yang disebut untuk perata serta kondisi dasar tersebut. Bila petunjuk memakai campuran lateks dan semen, ikuti rasio menurut berat serta cara aplikasinya.
- Aplikasikan merata untuk mengendalikan serapan, tanpa genangan atau bidang terlewat.
- Periksa waktu tunggu dan kondisi lapis primer sebelum menuang. Perlakuan dasar sangat menyerap mengikuti petunjuk produk.
Periksa hasil: Primer merata dan berada dalam jendela penutupan yang benar.
Hindari kesalahan ini: Jangan menganggap rasio campur sebagai angka daya sebar universal.

3. Pengadukan dan penuangan perata pada tebal yang ditentukan
- Takar air per kemasan dengan wadah ukur. Aduk menggunakan alat serta waktu yang ditentukan dan siapkan urutan batch agar pertemuan tetap basah.
- Tuang bertahap, bantu sebar memakai alat yang sesuai tebal rencana. Gunakan rol duri pada saat serta cara yang diizinkan.
- Cek tebal dan batas hampar; jangan menambah air ketika bahan mulai mengikat atau terus mengerjakan permukaan yang sudah kehilangan waktu kerja.
Periksa hasil: Aliran, tebal dan pertemuan batch terkendali.
Hindari kesalahan ini: Jangan mengencerkan untuk mengejar luas atau menganggap bahan akan meratakan semua beda peil sendiri.
4. Cek kerataan, lindungi dan bersihkan
- Lindungi dari angin kencang, matahari, air serta lalu lintas sesuai petunjuk.
- Periksa kerataan, lubang jarum dan retak setelah cukup keras. Tentukan perbaikan yang kompatibel sebelum penutup dipasang.
- Periksa kelembapan serta waktu penutupan untuk bahan finish terpilih, lalu bersihkan tanpa merusak lapisan.
Periksa hasil: Dasar siap menerima penutup yang ditetapkan.
Hindari kesalahan ini: Jangan memakai lapisan perata sebagai finish terbuka bila produk hanya dirancang sebagai underlayment.
Jumlah bahan dan penyerahan hasil
Ukur luas atau panjang bersih dari kondisi aktual. Buat daftar potong dengan arah pemasangan, ukuran efektif, bukaan dan lebar mata potong. Pisahkan sisa layak pakai dari kerusakan; hitung bahan dari volume lapisan atau uji pemakaian, lalu bulatkan pembelian menurut isi kemasan. Jangan menambahkan persentase sisa dua kali atau membeli plin dan transisi lagi bila sudah termasuk paket.
Catat produk serta batch, ukuran yang diperiksa, hasil contoh, cacat, perbaikan dan waktu pembukaan area. Periksa lapisan yang akan tertutup bersama pengawas teknis sebelum melanjutkan. Serahkan petunjuk perawatan dan sisa bahan yang dapat dipakai untuk perbaikan.

Jika pekerjaan ini menjadi bagian renovasi, pelajari alur layanan desain dan renovasi agar lingkup serta tahapnya terkoordinasi. Untuk kebutuhan penataan ruang, tersedia konsultasi desain interior.
Bacaan yang berkaitan: Cara memoles beton eksisting dan memakai densifier dan Cara mengerjakan epoxy lantai: dasar, lapisan dan curing.
Bacaan lebih lanjut
Petunjuk produk tersebut berlaku untuk sistem yang disebutkan. Periksa dokumen produk aktual sebelum menerapkan ukuran, takaran atau jadwalnya.


