fbpx
Hello, Guest

Definisi Lampu, Sejarah, Jenis dan Fungsinya

Posted by Iqbal Mujahid Friday, December 16 2022
definisi lampu

Interiordesain.id – Lampu merupakan sebuah benda atau peranti yang menghasilkan cahaya, dengan bentuk seperti botol dan rongga yang berisikan kawat kecil yang akan menyala jika mendapatkan aliran listrik.

Sejarah Lampu

Puluhan abad yang lalu, dimana manusia membutuhkan penerangan untuk malam hari, mereka akan menggosok-gosokan batu sampai mengeluarkan api, kemudian api dikembangkan dengan membakar benda-benda yang mudah menyala hingga membuat sekumpulan cahaya dan seterusnya sampai ditemukannya bahan bakar minyak dan gas yang dapat digunakan untuk bahan penyalaan pada lampu obor, lampu minyak dan lampu gas.

galileolei

Dengan perkembangan jaman, sampailah pada penemuan lampu listrik oleh Thomas Alpha Edison pada tanggal 21 Oktober 1879 di sebuah labolatoriaum Edison-Menlo Park, Amerika Serikat.

Cara kerja dari lampu listrik tersebut adalah dengan cara menghubungkan listrik pada filamen carbon hingga terjadi arus hubung yang menimbulkan panas. Panas yang terjadi dibuat hingga mencapai suhu tertentu dan mengeluarkan cahaya, dan pada waktu itu cahaya yang dihasilkan baru mencapai tiga Lumen/W (Lumen : Satuan Arus Cahaya).

Hingga sekarang yang dianggap paling berjasa dalam penemuan lampu ada dua orang yaitu Thomas Edison dan Joseph Swan, diwaktu bersamaan, mereka telah berhasil menciptakan lampu yang berbeda.

1 Lampu-Lampu Non Elektrik


Non elektrik merupakan lampu yang bisa menerangi tanpa harus menggunakan energi listrik. Pertama kali ditemukan pada tahun 70ribu SM. Cara pembuatanya dengan menggunakan batu cekung, kerang, dan bahan alami lainnya yang diisi dengan lumut, lumut terlebih dahulu di lapisi dengan lemak binatang baru dinyalakan. Masyarakat Yunani kuno telah menggunakan teknologi lampu terakota untuk menggantikan obor. Kata lampu ini berasal dari Yunani “Lampas” yang berarti obor.

Jenis-Jenis Lampu Non Elektrik

  • Lampu Minyak
    Di abad 18M manusia sudah menemukan alat pembakar sentral, dan hal ini merupakan sebuah perubahan yang signifikan untuk desain lampu. Bahan bakar lampu disimpan didalam sebuah besi dan sebuah pipa metal yang bisa digunakan untuk mengatur intensitas pembakaran bahan bakar dan intensitas cahaya. Diwaktu yang sama corong asap kaca kecil ditambahkan pada lampu untuk menjaga ketahanan nyala api dan mengatur aliran udara.

muslimsincalgary.ca

  • Lampu Bahan Bakar
    Bahan kabar yang digunakan pada waktu itu untuk lampu non elektrik adalah minyak zaitu, minyak kacang, minyak wijen, minyak paus, dan minyak lainnya. Bahan bakar tersebut digunakan hingga akhir abad 18.
    Pada tahun 1859, pengeboran minyak petroleum sudah sering dilakukan. Hasilnya, membuat lampu kerosin menjadi sangat popular di masa itu. Lampu ini pertama kali digunakan di negara Jerman.

2 Lampu-Lampu Elektrik


Lampu elektrik pertama ditemukan oleh Edison setelah berkali-kali gagal dalam percobaannya. Pada tahun 1879 Edison mematenkan penemuannya.

Penemuan lampu sebetulnya sudah berusia 70 tahun sebelum Edison mematenkannya. Adalah Sir Humpry Davy yang pertama kali mendemonstrasikan dua buah batang karbon yang memercikan cahaya. Namun, cahaya yang dihasilkan terlalu silau seperti percikan cahaya ketika mengelas besi. Dan juga lampu ini membutuhkan sumber listrik yang besar.

usanewscourt.com

Tidak sedikit ilmuwan yang tertarik pada penemuan Davy. Mereka mencoba untuk memecah cahaya yang terlalu terang itu. Salah satu caranya dengan cara mengalirkannya melalui suatu material. Namun, material tersebut akan habis termakan oleh listrik yang berpijar. Solusinya adalah membatasi kontak antara listrik pijar dengan oksigen. Setelah itu, munculah ide untuk mengurungnya kedalam sebuah bola.

Disisi lain, Frederick DeMoleyns mematenkan bohlam yang terbuat dari campuran platina dan karbon di tahun 1841. Empat tahun berselang, J.W Starr mulai mematenkan bohlam vakum dengan bahan pembakar karbon. Kemudian, banyak yang berusaha memvakum bohlam menggunakan material lain, dan dengan bentuk yang berbeda-beda. Banyak penemuan mereka yang berhasil, namun tidak bisa digunakan dalam kehidupan sehari-hari.

Tahun 1878, Thomas Edison bergabung kedalam sebuah kompetisi pembuatan bohlam yang efektif dan efisien. Sebelumnya, Edison sudah banyak dikenal sebagai penemu telegraf dan fonograf, dan pada bulan oktober dia mengumumkan bahwa dia sudah mampu mengatasi permasalah dari bohlam.

Namun, pengumuman yang dikabarkan oleh Edison terlalu dini, dia memang sudah mempunyai gagasan, tapi dirinya belum sempat menyempurnakannya. Memang lebih mudah berbicara daripada melakukannya, dan itulah yang terjadi dalam menyempurnakan gagasannya, dirinya selalu gagal.

Lalu Edison mengajak Francis Upton yang berasal dari Universitas Princeton untuk bergabung dalam penelitiannya. Mereka mulai mendaftar dalam percobaan gagal yang dilakukan orang lain dan mencoba menghindari cara-cara tersebut. Mereka juga telah mendaftar sifat-sifat material yang tepat.

Edison dan Francis menemukan kalau pembakar yang tepat adalah material yang memiliki hambatan besar, karena tidak akan menghabiskan banyak listrik. Mereka mulai seleksi semua material yang memiliki hambatan besar.

Setahun setelah pengumuman gagasannya, Edison memakai kapas yang dikarbonasi sebagai pemabakar. Lampu tersebut menyala, namun, hanya mampu 13 jam. Itulah lampu yang telah diklaim sebagai bohlam pertama.
Untuk pengembangannya, Edison telah menemukan kalau bambu JEpang yang dikarbonasi adalah material yang tepat sebagai pembakar. Kemudian material ini dikenal sebagai filamen. Bohlam dengan menggunakan filamen ini akan bertahan sampai 600 jam.

Jawaban dari Edison sebagai penemu bohlam tidak sepenuhnya benar karena sudah banyak orang yang menemukan bohlam. Hanya saja, Thomas Edison menemukan bohlalm yang dapat digunakan untuk kehidupan sehari-hari dengan konsumsi listrik yang efisien.

Sekarang, kita dapat menikmati terangnya cahaya lampu setelah banyak ilmuwan yang telah berjuang mencatat sejarah lampu.

Jenis-Jenis Lampu

  • Lampu Bohlam Atau Lampu Pijar
    Lampu bohlam merupakan sumber cahaya buatan yang dihasilkan lewat penyaluran arus listrik melalui filamen yang kemudian memanas dan menghasilkan cahaya. Kaca yang meliputi filamen panas tersebut akan menghalangi udara untuk berhubungan dengannya, sehingga filamen tidak akan mudah rusak akibat teroksidasi. Lampu ini banyak macamnya dipasaran dengan berbagai bentuk dan tegangan voltase yang bervariasi. Energi listrik yang diperlukan oleh lampu pijar lebih besar dibandingkan dengan sumber cahaya buatan lainnya seperti lampu pendar dan dioda cahaya. Selain manfaat cahaya yang dihasilkan, beberapa penggunaan lampu ini lebih memanfaatkan panas yang dihasilkan, contohnya seperti pemanas untuk kandang ayam, dan pemanas inframerah dalam proses pemanasan dalam bidang industri.

rupa-rupa

  • Lampu Fluorescent
    Karakter dari lampu fluorescent/TL adalah mempu menghasilkan cahaya output per watt daya yang digunakan lebih tinggi daripada lampu bohlam biasa. Dalam sebuah penelitian menunjukan bahwa 32watt lampu TL akan menghasilkan cahaya sebesar 1700 lumens pada jarak 1meter, dan sedangkan 75watt lampu bohlam biasa akan menghasilkan 1200 llumens. Atau secara umum perbandingan efisiensi untuk lampu TL dan lampu bohlam adalah 53:16. Maksud dari efisiensi disini didefinisikan sebagai intensitas cahaya yang dihasilkan dibagi dengan daya listrik yang digunakan.

wirebiters

  • Lampu Halogen
    Lampu ini merupakan sebuah lampu pijar dengan filamen wolfram yang disegel didalam sampul transparan yang diisi dengan gas lembam degan sedikit unsur halogen seperti iodin atau bromin. Putaran pada halogen menambah katahanan dari bola lampu dan mencegah penggelapan kaca sampul dengan mengangkat serbuk wolfram dari bola lampu bagian dalam kembali ke filamen. Lampu halogen bisa mengoperasikan filamennya pada suhu yang lebih tinggi dari lampu pijar biasa tanpa pengurangan ketahanan atau umur lampu. Lampu ini akan memberikan efisiensi yang lebih tinggi dari lampu pijar lain.

  • Lampu LED
    Sebagai penemu lampu LED, Shuji Nakamura dengan bahan yang nyaris tidak diperhatikan oleh para peneliti lainnya di Galiun Nitrid tahun 1991. Dan di tahun 1993, Nakamura berhasil menciptakan lampu LED biru, hijau dan putih komersial. Di tahun 1995, dirinya berhasil menciptakan laser biru, dan penemuannya blue LED (terbaru untuk penopang blu-ray ps3 dari sony) dan ini dinilai telah melakukan revolusi besar di bidang elektronika dan upaya penghematan energi.

InteriorDesign.id dibandingkan dengan desainer interior konvensional, mana yang terbaik untuk Anda?

Saatnya Mendesain Ulang Rumah Anda

Mau dekorasi, atau renovasi rumah?

Interiordesign.id adalah perusahaan desain interior online terkemuka yang dipercaya oleh ribuan pemilik rumah untuk menjadikan hunian mereka lebih baik. Desainer-desainer kami spesialis dalam berbagai gaya desain. Anda akan bekerja secara langsung bersama mereka saat proses desain. Online, terjangkau, dan profesional.

Ketika desain selesai, kami juga menangani proses renovasi. Tim renovasi dan produksi internal kami, dengan manajemen proyek berpengalaman, akan memastikan proyek renovasi ditangani secara profesional. Jangan khawatir, untuk pembiayaan, kami tidak mahal.

Info lebih lanjut, kontak CS

Artikel Terkait
Monday, September 13 2021
Posted by Fadhil Rahman

Berapa estimasi biaya renovasi Anda?

Memiliki rumah impian sesuai anggaran yang anda miliki? Sangat mungkin dan mudah.

4000+ desain telah diselesaikan, dapatkan lebih banyak inspirasi!

...
Ketahui anggaran biaya renovasi rumah Anda sejak awal!
Estimasikan biaya interior rumah Anda dengan menjawab beberapa pertanyaan sederhana.
Estimasikan sekarang!
Ketahui anggaran biaya renovasi rumah Anda sejak awal!
Ketahui anggaran biaya renovasi rumah Anda sejak awal!
Estimasikan sekarang!
Let's share!
Hello interiordesign.id