Teraso semen cor di tempat dibuat dari campuran yang diuji dan sambungan yang direncanakan. Tebal, campuran serta waktu gerinda harus cocok dengan dasar dan hasil contoh, bukan ditetapkan hanya dari tampilannya.
Untuk memahami pilihan dan persiapan secara menyeluruh, baca Pemasangan Lantai: Urutan Kerja dari Pemeriksaan Dasar hingga Serah Terima.
Sebelum mulai
- Pastikan dasar, ikatan, tebal, campuran uji, gradasi agregat serta desain sambungan bersama spesialis teraso.
- Tidak ada rasio adukan atau waktu curing universal dalam panduan ini. Kebutuhan strip pembagi serta sealer harus ditetapkan sebelum pengecoran.
Jika dasar rapuh, lembap di luar batas produk, retak aktif, atau detail sambungan belum jelas, hentikan bagian terkait dan minta penilaian pengawas teknis. Menutup cacat dengan penutup lantai tidak memperbaiki penyebabnya.
Persiapan kerja
Tentukan batas area dan jalur lewat sebelum bekerja. Gunakan pelindung mata, tangan, pendengaran serta pengendalian debu yang sesuai alat dan bahan. Pemotongan atau gerinda memakai penyedotan atau metode basah yang diizinkan; cegah air mengenai peralatan listrik yang tidak sesuai. Baca lembar keselamatan perekat dan pelapis, sediakan ventilasi serta jauhkan sumber nyala bila dipersyaratkan. Jangan menyapu kering debu halus atau membuang lumpur semen ke saluran air.
Bahan dan alat
Alat ukur peil, alat takar serta mixer, alat hampar dan pemadat, perlengkapan curing, gerinda/poles dengan penanganan lumpur serta alat tepi.
- Pengikat, agregat terpilih dan air dari campuran uji teraso
- Bahan slurry pengikat sesuai metode dasar
- Strip pembagi dan detail sambungan bila ditentukan
- Perlengkapan curing yang kompatibel
- Bahan pengisi lubang jarum senada
- Abrasif gerinda/poles dan bahan sealer bila ditetapkan
Urutan pekerjaan
- Siapkan dasar eksisting dan slurry pengikat
- Uji adukan, cor, padatkan dan ratakan topping
- Lindungi dan curing topping
- Gerinda ekspos agregat dan isi lubang jarum
- Poles bertahap dan bersihkan lumpur
1. Siapkan dasar eksisting dan slurry pengikat
- Periksa kekuatan dan kebersihan dasar, peil serta ruang untuk tebal topping. Tinjau retak dan sambungan yang harus diteruskan.
- Tandai batas panel dan pembagi dari gambar yang diterima. Siapkan tepi serta detail pertemuan tanpa menutup sambungan gerak.
- Kerjakan persiapan dan slurry pengikat sesuai sistem ikatan, pada luas yang dapat segera ditutup topping.
Periksa hasil: Dasar, panel dan kondisi lapis pengikat siap menerima adukan.
Hindari kesalahan ini: Jangan membiarkan slurry mengering sebelum topping atau menutup sambungan struktur.
2. Uji adukan, cor, padatkan dan ratakan topping
- Takar pengikat, agregat, pigmen serta air dari campuran uji yang telah diterima. Catat hasil volume dan kondisi adukan.
- Hampar, padatkan serta ratakan dengan metode yang menjaga agregat tersebar dan tebal terkendali. Bekerja dalam batas panel rencana.
- Periksa peil, sudut dan batas panel sebelum mengeras. Buat catatan batch agar perbedaan warna dapat dilacak.
Periksa hasil: Tebal, kepadatan dan sebaran agregat mengikuti contoh.
Hindari kesalahan ini: Jangan menambah air atau pigmen berdasarkan perkiraan untuk mengejar warna.

3. Lindungi dan curing topping
- Mulai perlindungan setelah permukaan siap dengan metode yang cocok untuk campuran teraso serta kondisi ruang.
- Pertahankan curing sesuai rencana, cegah kehilangan air cepat, benturan dan lalu lintas. Catat kondisi serta durasinya.
- Periksa kesiapan gerinda dari hasil pengerasan dan petunjuk sistem, bukan dari kalender saja.
Periksa hasil: Tidak ada kerusakan akibat pengeringan dini atau beban sebelum siap.
Hindari kesalahan ini: Jangan menggerinda topping yang belum cukup keras atau memakai bahan curing yang mengganggu finishing.
4. Gerinda ekspos agregat dan isi lubang jarum
- Gerinda bertahap hingga ekspos agregat sesuai contoh. Kendalikan pengikisan terutama di tepi dan sekitar pembagi.
- Bersihkan, lalu isi lubang jarum memakai bahan yang cocok dengan warna serta campuran. Tunggu perbaikan siap diproses lanjut.
- Periksa ulang ekspos, retak dan lubang sebelum berpindah ke poles halus.
Periksa hasil: Lubang terisi dan agregat tidak tercabut akibat proses terlalu dini.
Hindari kesalahan ini: Jangan menyamarkan retak aktif hanya dengan pengisi pori.
5. Poles bertahap dan bersihkan lumpur
- Poles sesuai urutan abrasif yang diterima hingga hasil contoh tercapai, termasuk tepi dan sudut yang dapat dijangkau.
- Kumpulkan lumpur tiap tahap dan bersihkan permukaan sebelum menilai hasil kering.
- Kerjakan sealer hanya jika telah ditentukan serta cocok, kemudian lindungi sampai dapat digunakan.
Periksa hasil: Tampilan, sambungan dan kebersihan sesuai contoh yang disepakati.
Hindari kesalahan ini: Jangan membuang lumpur ke drain atau membuka lantai sebelum perlindungan akhir siap.
Jumlah bahan dan penyerahan hasil
Ukur luas atau panjang bersih dari kondisi aktual. Buat daftar potong dengan arah pemasangan, ukuran efektif, bukaan dan lebar mata potong. Pisahkan sisa layak pakai dari kerusakan; hitung bahan dari volume lapisan atau uji pemakaian, lalu bulatkan pembelian menurut isi kemasan. Jangan menambahkan persentase sisa dua kali atau membeli plin dan transisi lagi bila sudah termasuk paket.
Catat produk serta batch, ukuran yang diperiksa, hasil contoh, cacat, perbaikan dan waktu pembukaan area. Periksa lapisan yang akan tertutup bersama pengawas teknis sebelum melanjutkan. Serahkan petunjuk perawatan dan sisa bahan yang dapat dipakai untuk perbaikan.

Jika pekerjaan ini menjadi bagian renovasi, pelajari alur layanan desain dan renovasi agar lingkup serta tahapnya terkoordinasi. Untuk kebutuhan penataan ruang, tersedia konsultasi desain interior.
Bacaan yang berkaitan: Cara mengerjakan epoxy lantai: dasar, lapisan dan curing dan Cara memakai perata lantai semen self-levelling.
Bacaan lebih lanjut
Petunjuk produk tersebut berlaku untuk sistem yang disebutkan. Periksa dokumen produk aktual sebelum menerapkan ukuran, takaran atau jadwalnya.
Untuk teraso semen, tetapkan campuran uji, detail sambungan dan urutan pengerjaan bersama spesialis yang menangani sistem tersebut sebelum pekerjaan fisik dimulai.


