fbpx
Hi, Guest
Login  |  Register

Sliding Door; Jenis, Model, Kelebihan dan Kekurangan

Posted by Iqbal Mujahid Monday, April 25 2022
pocket sliding door

Sliding door cukup banyak digunakan dan diminati. Namun, apa alasan di balik populernya penggunaan model pintu ini?

Estimated reading time: 6 minutes

InteriorDesign.id – Pintu merupakan penghubung sekaligus pembatas antara satu ruangan dengan ruangan lainnya, atau antara area dalam dengan area luar. Dengan fungsinya yang penting tersebut, pintu menjadi salah satu elemen bangunan yang cukup esensial, keberadaannya dibutuhkan.

Nah, membicarakan pintu, banyak jenis dan modelnya saat sekarang. Bahkan model pintu bisa dibedakan sekaligus juga dirancang sesuai dengan gaya desain tertentu.

Salah satunya model pintu engsel. Ini merupakan jenis dan model pintu yang sangat sering kita temui.

Sesuai namanya, pintu engsel menggunakan engsel pada proses pemasangannya. Pintu dapat dibuka tutup dengan cara medorong dan menariknya. Pemasangan engsel membuat pintu dapat bergerak 90 derajat dengan satu tumpuan yang menempel pada kusen.

Seiring perkembangan dan berbagai inovasi dalam dunia desain interior, elemen bangunan yang satu ini juga banyak mengalami perubahan. Saat sekarang terdapat banyak model dan jenis pintu yang dapat dibedakan mulai dari penggunaan materialnya, bentuknya, cara pemasangannya, hingga penggunaannya.

Namun, kita tidak atau belum akan membahas semuanya. Kita akan membahas salah satu jenis pintu yang cukup unik, model pintu geser, atau sliding door.

Apa Itu Sliding Door?

Sliding door merupakan salah satu jenis pintu yang sesuai namanya, penggunaanya dengan cara digeser.

Pintu dapat bergeser karena pada proses pemasangannya dilengkapi dengan rel yang membuat pintu dapat bergerak ke samping.

Pemasangan rel sendiri dapat dilakukan pada bagian atas pintu, dan atau pada bagian bawahnya. Ini dikenal dengan istilah pocket sliding.

Budaya Jepang dan Sliding Door

japanese sliding door
Pinterest Wdma.com.cn

Tidak dapat dipungkiri pintu geser sering kita temui di rumah-rumah begaya khas Jepang. Penggunaan sliding door menjadi hal lumrah dalam interior arsitektural rumah khas Negeri sakura.

Pintu geser sudah menjadi salah satu budaya yang memiliki makna di Negara Jepang.

Jenis sliding door yang biasa digunakan oleh masyarakat Jepang adalah pintu shoji. Penggunaan pintu shoji bukan hanya menambah kesan elegan interior rumah, lebih dari itu, pintu shoji sudah menjadi bagian sejarah Jepang yang sarat makna.

Jenis Sliding Door

Meski model pintu geser dekat dengan budaya Jepang, tetapi pada akhirnya jenis sliding door terus berkembang dan bervariasi, baik dari penggunaan material hingga bentuknya.

Berikut beberapa di antaranya:

1. Pocket Door

Jenis sliding door ini dipasang rel pada bagian atas yang dilengkapi dengan roda. Sedangkan pada bagian bawah pintu dibuat trek atau coakan. Bagian rel biasanya ditutupi oleh kotak –pelmet box— agar terlihat lebih rapi.

pocket sliding door

2. Arcadia Door

Merupakan model pintu geser yang menggunakan material kaca. Pemasangannya dipasang sejajar dengan panel. Jenis sliding door ini sering digunakan untuk menjadi pembatas antara area luar dan dalam ruangan.

3. Bypass Door

Biasanya terdiri dari dua daun pintu yang dipasang saling berlawanan arah agar ketika dibuka atau ditutup keduanya saling membelakangi. Bypass door bisa menggunakan rel dan roda atau menggunakan coakan, atau trek daun pintu, baik pada bagian atas atau bawahnya.

4. Shoji Door

Pintu geser khas Jepang yang biasanya dikombinasikan dengan material kayu agar memberikan tampilan natural.

shoji sliding door

5. Mirrored Door

Pintu geser yang dilengkapi dengan cermin pada salah satu sisinya. Jenis pintu ini dapat memberikan ilusi visual agar ruangan terlihat lebih luas. Mirrored door juga biasa untuk pintu lemari pakaian.

mirrored sliding door

Kelebihan dan Kekurangan Sliding Door

Sliding door cukup banyak digunakan dan diminati. Namun, apa alasan di balik populernya penggunaan model pintu ini?

Jangan lupakan juga pertimbangan apa saja yang harus dipikirkan saat akan menggunakan jenis pintu ini?

Salah satu kelebihan dari model pintu geser adalah perpindahannya dengan cara digeser membuat kita tidak perlu memperhitungkan jarak bukaan pintu seperti ketika menggunakan engsel. Ini menjadikan ruangan bisa terasa lebih luas.

Kelebihan Penggunaan Sliding Door

  • Menjadi Dinding Partisi

Pintu geser, selain menjadi pintu juga dapat menjadi dinding partisi. Hal ini disebabkan karena pada pembuatannya dapat dibuat dengan ukuran besar sehingga menyerupai dinding partisi.

Meski tidak dapat dipindahkan, atau portabel, tetapi penggunaan sliding door sebagai penghubung antar ruang sekaligus partisi sering ditemui.

Tipsnya, jika kita ingin membuat partisi transparan, kita bisa memilih material kaca untuk pintu ini yang dilengkapi dengan frame berbahan alumunium.

  • Menghemat Ruang

Kelebihan sliding door ini sering menjadi alasan utama kenapa banyak orang menggunakannya.

Seperti yang disebutkan sebelumnya,penggunaan pintu geser tidak perlu untuk memperhitungkan jarak bukaan pintu. Berbeda dengan model pintu engsel, kita harus menyiapkan jarak untuk pintu ketika dibuka atau ditutup.

Ini menjadi poin plus jika memiliki ruangan dengan luasan yang terbatas.

Kekurangan Penggunaan Sliding Door

  • Proses Pemasangan yang Relatif Sulit

Tidak seperti pintu engsel, sliding door memiliki kesulitan tersendiri saat memasangnya. Diperlukan ukuran yang presisi antara rel dan daun pintu agar keduanya terpasang dengan baik.

Terutama untuk sliding door tanpa roda, biasanya dibuatkan coakan pada lantai dan bagian atas pintu sebagai rel daun pintu. Ukuran coakan harus sesuai dengan daun pintu, jangan sampai terlalu kecil karena pintu tidak akan bergeser dan macet. Pun begitu sebaliknya, jika terlalu besar, maka pintu tidak akan terpasang dengan baik.

  • Terasa Berat jika Salah Memilih Material

Dengan kita harus menggeser daun pintu, ini akan terasa cukup berat dan membutuhkan tenaga ekstra jika pintu terbuat dari material yang memiliki bobot berat. Apalagi jika ditambah ukuran daun pintu yang tinggi dan lebar.

pocket sliding door

Simpulan

Pemilihan material sliding door sangat penting karena ini akan memengaruhi kenyamanan kita sebagai pengguna.

Untuk membuat sliding door, material ringan seperti kaca, alumunium, dan multipleks, dinilai lebih baik dan memudahkan pemakaian, juga proses pemasangan.

Menyoal kekurangannya, sebenarnya dapat diatasi dengan perencanaan yang baik sebelum memilihnya. Dus, tidak ada yang perlu dikhawatirkan ketika memilih jenis pintu ini.

Penggunaan sliding door justru bisa memberikan keuntungan, sebagai sosusi dari luasan yang terbatas.

Dan tidak hanya rumah tinggal, gedung-gedung perkantoran dan pusat perbelanjaan dengan ukuran bangunan yang besar pun sering kali memilih dan menggunakan model sliding door untuk kemudahan pengguna.

Intinya, jenis sliding door bisa sangat memberikan kemudahan, keindahan, juga nilai fungsi yang tidak bisa kita abaikan begitu saja.

Saatnya Mendesain Ulang Rumah Anda

Mau dekorasi, atau renovasi rumah?

Interiordesign.id adalah perusahaan desain interior online terkemuka yang dipercaya oleh ribuan pemilik rumah untuk menjadikan hunian mereka lebih baik. Desainer-desainer kami spesialis dalam berbagai gaya desain. Anda akan bekerja secara langsung bersama mereka saat proses desain. Online, terjangkau, dan profesional.

Ketika desain selesai, kami juga menangani proses renovasi. Tim renovasi dan produksi internal kami, dengan manajemen proyek berpengalaman, akan memastikan proyek renovasi ditangani secara profesional. Jangan khawatir, untuk pembiayaan, kami tidak mahal.

Info lebih lanjut, kontak CS

Related Articles

Siap memulai proyek desain interior?

Mau rumah impian sesuai anggaran yang Anda miliki? Sangat mungkin & mudah!

2000+ desain telah diselesaikan, dapatkan lebih banyak inspirasi!

...
Hello interiordesign.id