keseimbangan dalam desain interior

Keseimbangan dalam Desain Interior

Posted by Nawangwulan Nitisuari  •  Friday, November 2 2018

Desain interior bukan hanya sekadar bagaimana kita menempatkan furnitur dalam sebuah ruang, memilih jenis material, menentukan warna dan tekstur, atau juga memilih bentuk yang kita sukai untuk diaplikasikan.

Interiordesign.id – Pernahkah Anda merasa kelelahan ketika berada di dalam sebuah ruang yang terlalu banyak perpaduan warna cerah? Atau merasa sedikit tidak nyaman saat terdapat begitu banyak elemen desain yang menarik perhatian? Itu artinya ruangan tidak memiliki keseimbangan.

Keseimbangan yang dimaksud bukanlah dalam arti “di sebelah kanan ada sesuatu, maka di sebelah kiri harus ada sesuatu juga”, melainkan bagaimana salah satu prinsip dalam desain interior ini diterapkan saat bekerja dengan elemen-elemen pembentuk ruang.

4 Desain Ruang Tamu Modern Minimalis dengan Keseimbangan Asimetris yang Artistik

Desain interior bukan hanya sekadar bagaimana kita menempatkan furnitur dalam sebuah ruang, memilih jenis material, menentukan warna dan tekstur, atau juga memilih bentuk yang kita sukai untuk diaplikasikan. Ia lebih dari pada itu. Desain interior adalah ilmu atau sains yang memiliki banyak sekali detail dan memerlukan perencanaan yang serius saat akan diaplikasikan.

Saat menata interior, banyak faktor-faktor lain juga yang harus dipikirkan, seperti menyisakan area tertentu untuk kita bergerak dan beraktivitas secara nyaman dalam ruang. Sebuah proporsi ruang yang apabila kurang dipikirkan secara matang, dapat mengakibatkan pengguna kehilangan kenyamanan yang didambakan. Bahkan hal tersebut bisa menyebabkan ruang terasa makin sempit dan berantakan.

Desain Interior Rumah; Kenapa Dekorasi Menjadi Sesuatu yang Penting?

Dalam desain interior, keseimbangan adalah soal esensial. Keseimbangan dari elemen-elemen pengisi ruang memiliki pengaruh psikologis yang tidak kecil bagi penggunanya. Prinsip desain ini harus diterapkan secara cermat dan tepat.

Keseimbangan Simetris

Contoh dari keseimbangan simetris dapat kita lihat dari alam. Dan penampakan terbaiknya tentu saja tubuh kita sendiri. Manusia adalah makhluk yang simetris, dan hal ini juga ini membuat kita cenderung lebih nyaman untuk berada di sekitar apapun yang simetris.

Coba perhatikan dari banyak contoh desain produk yang kita gunakan sehari-hari, baik itu kendaraan, desain furnitur, perangkat elektronik, dan lain-lain. Bahkan saat mengambil foto selfie, kita seringkali merasa nyaman dengan menempatan diri persis di tengah frame. Apalagi ketika situasi begitu mendukung semisal di belakang kita kebetulan ada deretan pohon yang simetris, hasil foto kita menjadi terlihat lebih enak dipandang.

Sementara dalam desain ruang, menata ruang secara simetris bisa memberi kesan stabil, menenangkan, mulia, dan prestisius. Itulah sebab tempat ibadah, ruang pengadilan, ballroom, atau bahkan pintu masuk sebuah mall cenderung dibentuk secara simetris.

Selain itu, mengutip freshome, beberapa alasan kenapa otak kita cenderung menyukai prinsip penataan ruang ini adalah karena keseimbangan simetris merupakan sesuatu yang sangat familiar, ia bisa cocok dengan segala bentuk, simetri sangat mudah diaplikasikan, dan juga sangat cocok dengan gaya interior apapun.

keseimbangan dalam desain interior

Elemen desain ditata secara simetris sehingga menaikkan kesan megah pada lobby hotel ini. ~ via Hatch Interior Design

Namun, ketika kita ingin menerapkan keseimbangan dalam hunian kita, apakah dengan meletakkan segalanya secara simetris dalam ruang maka secara otomatis menjadikan ruang tersebut ideal? Tentu saja tidak. Lama kelamaan, ruang yang simetris akan terasa statis dan membosankan. Meski tidak selalu seperti itu, tetapi jika kita bicara soal style, semua kembali lagi ke preferensi atau selera masing-masing.

desain interior rumah dengan keseimbangan simetris

Penataan ruang secara simetris bisa menaikkan kesan prestisius pada hunian. ~ via freshome

Keseimbangan Asimetris

Selain keseimbangan simetris, dalam desain interior juga dikenal jenis keseimbangan asimetris. Ini juga merupakan cara lain untuk mendapatkan keseimbangan dalam penataan ruang.

Keseimbangan asimetris berkaitan erat dengan beban visual dari objek terentu. Secara praktikal yang kita lakukan untuk mencapai keseimbangan adalah dengan mengatur elemen ruang secara sedemikian rupa sehingga beban visual yang ada di kedua sisi kurang lebih sama. Beban visual ini sendiri dapat dipengaruhi oleh ukuran dari objek, warna, tekstur, dan juga dari kepadatan objek tersebut. Dan karena ini berhubungan langsung dengan visual, tata pencahayaan juga berperan sangat penting dalam hal ini.

keseimbangan dalam desain interior

Pada koridor ini, elemen kayu di sebelah kanan diseimbangkan dengan elemen natural dari tanaman gantung sepanjang koridor. Dengan mengaplikasikan dua elemen ini, koridor ini tak hanya terasa seimbang namun juga dinamis. ~ via architectural

keseimbangan dalam desain interior

Pada ruang ini, elemen kayu di langit-langit diseimbangkan oleh peletakan stool kayu natural dan penaikan level pada pathway sebelah kiri. ~ via Pinterest

keseimbangan dalam desain interior

Dalam interior kamar tidur utama ini, elemen kisi-kisi kayu di belakang kasur cukup terasa berat secara visual, maka diseimbangkan dengan treatment cat warna taupe, credenza kayu, serta beberapa elemen dekorasi.

keseimbangan dalam desain interior

Pada koridor ini, peletakkan pencahayaan aksen di sebelah kiri memberi beban visual sehingga dapat mengimbangi beban visual yang dihadirkan oleh kisi-kisi kayu sebelah kanan. ~ via Pinterest

Keseimbangan asimetris juga bisa cocok dengan konsep dan style apapun. Ruangan yang seimbang secara asimetris bisa memberi kesan lebih dinamis dan tidak kaku.

Butuh bantuan desain dan dekorasi interior? Bekerja dan berkomunikasi langsung dengan desainer-desainer terbaik?

Tags: , , , ,

Artikel lainnya




Load more

Ready for the room you've always wanted?

@interiordesign.id

Untuk inspirasi penataan ruang serta tips dan trik yang komplit bagaimana ruangan biasa jadi terlihat lebih istimewa


 

Follow on Instagram