Monstera Deliciosa dan Cara Jitu untuk Merawatnya

Posted by Nita Nurul  •  Monday, February 3 2020

Monstera deliciosa adalah tanaman yang sekarang ini menjadi idola untuk menghiasi bagian eksterior maupun interior rumah. Jenis tanaman hias ini terkenal susah-susah gampang untuk dirawat.

InteriorDesign.id – Sekarang ini, tanaman indoor kian diminati oleh masyarakat Indonesia. Selain menambah efek segar pada rumah, tanaman indoor juga bisa menambahkan warna pada interior rumah. Tak heran, belakangan ini pasar jual beli tanaman semakin ramai dengan ragam tanaman indoor, salah satunya adalah Monstera deliciosa

Para peminat tanaman jenis ini kebanyakan kaum wanita, mulai dari remaja, ibu rumah tangga, hingga wanita karier. Selain membuat suasana menjadi terasa lebih sejuk, kehadiran tanaman monstera di dalam ruangan dipercaya bisa menambah produktivitas dan membuat perasaan kita jauh lebih bahagia.

Monstera memiliki ukuran raksasa dengan ciri khas daun yang berlubang dan memiliki kemampuan untuk tumbuh puluhan meter. Meskipun menambahkan monstera dapat mempercantik ruangan Anda, terkadang menjaga tanaman tersebut tetap hidup dan sehat bisa dibilang cukup sulit. Supaya tanaman monstera tetap terlihat segar dan cantik, Anda harus memerhatikan beberapa hal.

Monstera deliciosa; jenis tanaman dekoratif atau tanaman indoor

Kara Eads – Unsplash

Bentuk dan asal muasal tanaman monstera

Monstera memang terlihat seperti tanaman “monster” dengan ukuran daunnya yang sangat besar dan bisa terus melebar melebihi ukuran telapak tangan orang dewasa jika ditanam di area yang subur. Tanaman ini berasal dari negara Meksiko, tepatnya dari daerah hutan tropis di bagian selatan Meksiko sampai Panama. Monstera akan terlihat lebih menarik dan cantik jika ditanam di dalam pot tawon yang juga sedang populer saat ini.

Pada dasarnya, tanaman Monstera deliciosa termasuk ke dalam salah satu tanaman yang merambat atau menjalar. Akar pada batangnya membuat tanaman ini bisa merambat dan menyerap air serta nutrisi agar bisa tumbuh berkembang. Inilah yang mendasari kepercayaan tradisional masyarakat Tiongkok bahwa monstera adalah simbol kesehatan, kemakmuran, dan penghormatan kepada leluhur.

Hal yang menjadi ciri khas tanaman Monstera deliciosa adalah bentuk daunnya yang cukup unik. Daunnya berbentuk bulat dan lebar dengan sobekan-sobekan alami yang mencirikan setiap jenis atau varietas monstera tertentu. Warna daunnya hijau pekat dan terlihat berkilau. Tanaman yang khas ini tentu bisa memberikan kesan ekslusif yang unik pada ruangan.

Monstera deliciosa; jenis tanaman dekoratif atau tanaman indoor

Brina Blum – Unsplash

Teknik budidaya dengan setek batang

Monstera bisa dibilang cukup mudah untuk dibudidayakan. Anda bisa memperbanyak tanaman ini dengan teknik yang cukup sederhana, yaitu teknik vegetatif setek batang. Karena monstera adalah tumbuhan merambat yang memiliki akar pada batangnya, Anda bisa memotong batang tanaman tersebut dan akar-akar gantungnya bisa menjadi akar sejati.

Media tanam yang biasanya digunakan adalah campuran tanah, kompos, dan pasir dengan perbandingan seimbang atau 1:1:1 untuk tiap komponen. Meskipun media tanam tersebut adalah yang paling ideal, bukan berarti tanaman monstera tidak dapat tumbuh di tempat lain. Tanaman ini masih bisa tumbuh di dalam air seperti yang terlihat pada gambar di atas. Agar tanaman tumbuh sehat, pilih pupuk yang mengandung unsur nitrogen yang lebih tinggi dibandingkan unsur haranya. Sebagai contoh, Anda bisa menggunakan pupuk organik.

Monstera deliciosa; jenis tanaman dekoratif atau tanaman indoor

Luke Porter – Unsplash

Baca Juga:

Tips merawat monstera

Menurut Justin Hancock, seorang ahli perkebunan di Costa Farms, dalam sebuah wawancara dengan media, berikut adalah beberapa tips terbaik untuk menjaga agar tanaman monstera tetap terlihat segar dan sehat.

1. Berikan banyak cahaya dan kelembapan

Letakkan monstera di lokasi dengan banyak cahaya karena semakin banyak cahaya, tanaman monstera bisa tumbuh semakin baik. Namun, bukan berarti Anda bisa menaruhnya di tempat yang terkena sinar matahari langsung. Tempat yang paling baik untuk menyimpan monstera adalah ruangan dengan pencahayaan yang cukup namun cukup teduh.

Selain itu, kelembapan juga harus diperhatikan. Karena monstera berasal dari negara tropis, Anda harus bisa menyesuaikan kelembapannya sesuai dengan habitat alaminya. Semakin banyak uap air di udara akan semakin baik, jadi pastikan Anda mengontrol tingkat kelembapan daerah sekitar tanaman dengan humidifier. Atau, Anda bisa meletakkannya di kamar mandi yang memiliki pencahayaan bagus atau berkelompok dengan tanaman lain.

2. Perhatikan kadar air yang diberikan

Faktor lain yang harus diperhatikan untuk merawat monstera adalah air. Sebagian orang mungkin beranggapan bahwa semakin sering tanaman disiram, pertumbuhannya akan semakin baik. Namun faktanya, terlalu banyak memberikan air pada tanaman bisa membuatnya cepat mati. Begitu pula dengan monstera. Meskipun tanaman ini bisa tumbuh di dalam air, akarnya akan cenderung membusuk jika dibiarkan tetap basah.

Jadwal penyiraman juga perlu diperhatikan.Lakukan penyiraman secara rutin, sekitar seminggu sekali idealnya. Ada beberapa faktor yang memengaruhi frekuensi penyiraman tanaman monstera. Pertama, ada tidaknya faktor yang mendorong pertumbuhan daun baru menjadi lebih cepat atau sebaliknya. Kedua, kecepatan monstera memproduksi tunas baru. Intinya, semakin cepat pertumbuhan monstera, kadar air yang diperlukan akan semakin banyak pula.

3. Rawat daun monstera dengan saksama

Merawat daun monstera mungkin menjadi hal utama yang harus Anda lakukan karena keindahan tanaman ini ditentukan dengan kondisi daunnya. Monstera bukanlah tanaman hias kecil. Bahkan, di alam liar daerah tropis, tanaman ini bisa tumbuh lebih dari 15 meter!Jika Anda ingin tanaman monstera Anda memiliki daun yang besar-besar, Anda harus membuatnya tumbuh tegak dengan struktur yang kokoh.

Perhatikan juga warna daun. Warna daun yang menguning dan kering bisa berarti daun terkena udara panas atau dingin yang ekstrem. Faktor ini juga menyebabkan tanaman mulai layu dan turun dengan prematur.Daun tanaman monstera sering dijadikan sebagai elemen dekorasi pesta atau hiasan meja makan. Jika Anda ingin memotong satu atau dua lembar untuk menjadikannya hiasan, jangan takut karena memang tanaman ini akan menggugurkan daunnya secara alami jika sudah berusia tua.

4. Perhatikan nutrisi tanaman

Saat Anda menanam monstera di dalam pot, Anda harus memastikan bahwa tanah atau media tanamnya sudah memiliki semua nutrisi yang dibutuhkan. Pada dasarnya, tanaman yang tumbuh di pot dengan nutrisi yang terjaga memiliki kesempatan hidup yang lebih besar daripada tanaman yang tumbuh di alam liar karena siklus nutrisi segar di alam tidak konstan.

Jadi, selama Anda memastikan pupuk yang Anda berikan sudah sesuai dengan kebutuhan tanaman, monstera Anda akan tumbuh sehat dan segar.Jika Anda menggunakan pupuk slow release, Anda hanya perlu memberinya makan selama setahun sekali. Jika Anda menggunakan pupuk yang lain, pastikan Anda sudah mengikuti saran yang ada pada petunjuk kemasan pupuk. Penggunaan pupuk tergantung dengan seberapa cepat Anda ingin monstrea tumbuh dan seberapa banyak daunnya.

5. Ganti pot secara berkala

Seperti kebanyakan tanaman lainnya, monstera juga tidak suka jika akarnya sudah mulai terasa “mengikat”. Itulah sebabnya Anda harus sering mengganti pot secara berkala. Jika Anda tidak yakin kapan harus mengganti potnya, cek apakah Anda bisa melihat akar mulai melingkari bagian dalam pot.

Gunakan pot baru yang lebih lebar 5 – 10 cm dari pot sebelumnya.Saat memindahkan monstera dari pot lama ke pot yang baru, gunakan campuran tanah berkualitas tinggi. Jangan gunakan tanah dari kebun halaman atau dari luar ruangan. Tanah biasa cenderung tidak memiliki nutrisi yang baik di dalam pot karena bisa mengandung hama. Tanah campuran yang biasa digunakan untuk pot mengandung media tanam yang terbuat dari lumut gambut dan kelapa parut, bukan tanah biasa.

Monstera deliciosa; jenis tanaman dekoratif atau tanaman indoor

Nick Bren – Unsplash

Hati-hati dengan racunnya

Dibalik penampilannya yang cantik, Anda perlu berhati-hati dengan tanaman Monstera deliciosa. Tanaman ini mengandung racun di seluruh bagiannya, termasuk pada buah yang terkadang bisa muncul jika monstera ditanam di luar ruangan. Buah tanaman monstera mengandung asam oksalat tinggi dan sangat berbahaya untuk dikonsumsi. Menelan daun monstera juga bisa menyebabkan iritasi pada mulut, pelepuhan di tenggorokan, dan hilangnya suara. Jadi, jika Anda memiliki anak kecil dan binatang peliharaan, jauhkan jangkauan mereka dari tanaman ini dengan menyimpannya di tempat yang tinggi atau di ruangan tertentu.

Itulah beberapa hal yang perlu Anda ketahui tentang Monstera deliciosa. Apakah Anda tertarik untuk menghias rumah dengan tanaman ini?

Ada pertanyaan seputar desain interior?

Tags: , , , , ,

Nita Ramadhita

By Nita Nurul

Graduated from Universitas Pendidikan Indonesia majoring English Literature, Nita aspires to be a language enthusiast who has a passion for collecting good books and being a wordsmith.

Artikel lainnya

Load more

Ready for the room you've always wanted?

@interiordesign.id

Untuk inspirasi penataan ruang serta tips dan trik yang komplit bagaimana ruangan biasa jadi terlihat lebih istimewa

 

Follow on Instagram

... ... ...