fbpx
Hi, Guest
Login  |  Register

Ventilasi : Pengertian, Jenis, Dan Kegunaannya

Daftar Isi

5 Jenis Ventilasi

  • Ventilasi Alami –

1.1 Didorong Oleh Daya Apung,
1.2 Didorong Angin

  • Ventilasi Mekanik –

2.1 Jenis sistem ventilasi Mekanik
2.2 Ventilasi Pembuangan
2.3 Ventilasi Suplai
2.4 Ventilasi seimbang
2.5 Pemulihan tenaga

  • Ventilasi Hibrid
  • Ventilasi Spot
  • Task Ambient Conditioning

Interiordesain.id – Seperti yang ada pada topik, artikel ini bertujuan untuk memberikan penjelasan tentang ventilasi.

Hal pertama yang harus kamu ingat adalah tentang pertanyaan-pertanyaan seperti ini, dapatkah kamu banyangkan jika dunia tanpa udara segar?
Apa yang akan terjadi jika kamu harus menghirup atmosfer dengan udara yang terkontaminasi?
Hal ini tidak akan mungkin terjadi, karena faktanya, semua makhluk hidup tidak akan tahan dengan kondisi seperti ini.

Manusia mengkonsumsi lebih dari 12 ribu liter udara untuk bernafas setiap harinya. Dan peran apa yang dilakukan sebuah ventilasi??
Kita banyak menghabiskan lebih dari 90% waktu kita di sebuah ruangan tertutup, dan pentingnya ventilasi akan lebih terasa.

Pertanyaan pertama adalah, apa itu ventilasi?
Bagaimana kita bisa memahami kalau ventilasi berfungsi dengan benar?
Jika tidak, bagaimana kita memperbaikinya? Apa saja jenis ventilasi untuk bangunan atau rumah?

Ventilasi akan berfungsi seperti paru-paru bangunan. Ventilasi merupakan sebuah proses memindahkan udara luar masuk kedalam gedung atau ruangan serta mendistribusikanya di area tersebut.

Udara yang segar akan menetralkan udara yang sudah tercemar di dalam, dan tujuan utama dari ventilasi adalah menyiapkan udara sehat untuk pernapasan orang-orang di area itu.

Setiap sistem ventilasi gedung memiliki tiga buah jenis elemen mendasar:

  • Laju Ventilasi : Jumlah udara yang disuplai kedalam ruang dan kualitas udara luar.
    Tingkat ventilasi sesuai dengan kualitas dan volume ventilasi udara eksternal di ruang tertentu. Ruangan harus mengikuti standar dari ventilasi, dan biasanya berbeda untuk bangunan rumah dan komersial.

    Satuan yang biasa digunakan untuk mengarahkan laju dari ventilasi adalah kaki kubik per menit (CFM), liter per detik (L/s), dan meter kubik per jam (M3/h). Setiap liter per detik sama dengan 3,6 meter kubik per jam. Setiap CFM sekitar 1,7 M3/jam. Untuk yang paham sama satuan ini, kamu bisa menggunakan rumus ini secara bergantian.
  • Arah Aliran Udara : Seluruh Aliran Udara
    Adalah tempat udara bergerak di dalam ruangan, untuk penghawaan yang sempurna, udara harus berpindah dari area bersih ke area tercemar.
  • Pola aliran Udara : Pola atau distribusi udara.
    Hal ini menjelaskan kalau udara harus dilingkari supaya bisa dikirim ke setiap area secara efisien. Untuk mengetahui elemen ini, kamu bisa menilai kinerja dari sistem ventilasi dalam empat cara :

    1. Apakah semua itu memenuhi standar dengan tingkat ventilasi? atau Apakah tingkat ventilasi cukup ?
    2. Apakah arah aliran dari area bersih ke area kotor
    3. Apakah udara segar masuk ke seluruh bagian ruangan ?
    4. Apakah sistem ventilasi mengeluarkan udara yang tercemar seluruhnya dari semua bagian ruangan?

Baca Juga : Ventilasi Rumah yang Sehat, Merancang Sistem Ventilasi Terbaik untuk Rumah Modern

Ada juga indeks yang lain untuk membantu mengevaluasi kinerja dari sistem ventilasi. Kita akan membahasnya lebih lanjut, namun, hal pertama, mari kita lihat adalah jenis sistem ventilasi.

Berikut adalah 5 jenis ventilasi :

  • Ventilasi Alami
  • Ventilasi Mekanik
  • Ventilasi Hibrid
  • Spot Ventilasi
  • Task Ambient Conditiong

Ventilasi secara umum di kategorikan menjadi 5 jenis : Natural, Mechanical, Hybrid, Spot, dan Task-Ambient Conditioning (TAC).

1. Ventilasi Alami
Sistem ventilasi ini akan bergantung pada kekuatan tradisional seperti angin dan daya apung termal untuk mengalirkan udara dari luar masuk ke seluruh bukaan bangunan.
Ada tiga faktor yang berperan supaya ventilasi alami bisa bekerja dengan baik. Faktor-faktor tersebut adalah, iklim cuaca, perilaku manusia, dan desain bangunan.

Tampilan skematis sistem ventilasi alami sebagai jenis ventilasi Vesco.uk

Selama proses desain bangunan, perancang harus menyediakan beberapa bukaan yang khusus dibuat seperti jendela, pintu, cerobong asap, menara angin, dan lain-lain. Jika berfungsi dengan baik, maka sistem ventilasi alami akan membantu kamu mengurangi konsumsi energi hingga 25%.

Berbicara tentang ventilasi alami, kalian mungkin akan berfikir, hanya dengan membuka jendela ruangan sudah cukup. Namun, tidak seperti itu dan akan lebih rumit, karena di beberapa lokasi tertentu yang kontaminasi luar ruangannya lebih banyak daripada di dalam, ventilasi alami dapat bekerja sebaliknya. Tidak hanya akan memberikan ventilasi udara kedalam ruangan namun juga akan mencemarinya.

Udara yang tercemar bisa memasuki ruangan lewat bukaan dan akan membahayakan untuk kesehatan, dan kenyataannya, tidak ada kontrol yang cukup ketika menggunakan ventilasi alami, dalam beberapa kasus digantikan oleh ventilasi makanis.

  • Jenis Sistem Ventilasi Alami Di Dorong Oleh Daya Apung
    Dikenal sebagai ventilasi tumpukan, karena suhu udara dalam dan luar berbeda. Seperti yang kita ketahui, perbedaan suhu akan menghasilkan kerapatan yang berbeda. Semakin hangat udara, maka akan semakin rendah kepadatannya, dan daya apungnya akan lebih banyak ketimbang dengan yang lebih dingin.
    Bukaan dekat atap dan lantai, jika udara dalam sebuah ruangan memiliki suhu lebih tinggi daripada diluar ruangan, maka udara dalam ruangan yang lebih hangat akan naik dan keluar dari bukaan yang lebih tinggi. Dan udara yang lebih dingin dari luar ruangan akan masuk lewat bukaan bawah.
  • Jenis Sistem ventilasi Alami Di Dorong Angin
    Ventilasi yang digerakan oleh angin akan lebih mudah, ventilasi seperti ini biasa disebut dengan ventilasi uniteral. Ventilasi yang didasari dengan arah angin dan interaksinya dengan jendela, cerobong asap, dan bukaan lainnya di dalam ruangan.

Sebagian orang sering salahpaham tentang ventilasi yang digerakan oleh angin. Mereka sering beranggapan bahwa dengan hanya membuka jendela saja sudah memecahkan masalah ventilasi.

2.Ventilasi Mekanik
Kipas mekanis bisa menjadi ventalasi mekanis. Kipas angin dapat dipasang langsung di jendela atau dinding dan saluran udara untuk mengalirkan udara ke atau dari ruangan.

Ventilasi mekanis Dalam Ruangan thegreenage.co.uk

Jenis ventilasi ini tergantung pada iklim cuaca. Seperti pada musim panas dan lembab, mungkin kamu perlu meminimalkan dan mencegah intrusi daipada pemadatan interstitial (Ketika udara panas dan lembab menembus sebuah dindig, langit-langit, dan lantai dari dalam ruangan dengan pertemuan permukaan yang dingin).

Dalam kasus yang seperti ini, Sistem ventilasi mekanis tekanan positif akan sering digunakan. Sebaliknya, di cuaca dingin, eksfiltrasi harus dihindari, dan ventilasi dengan tekanan negatif harus digunakan untuk mencegah kondensasi menengah. Sistem dengan tekanan negatif biasanya sering digunakan untuk ruangan dengan polutan yang diproduksi secara lokal, seperti kamar mandi, dan dapur.

Sistem ventilasi mekanis yang seimbang adalah sistem ventilasi dimana sumber udara dan pembuangan di uji dan disesuaikan supaya sesuai dengan spesifikasi desain.

Tekanan dalam ruangan bisa dipertahankan pada tekanan yang sedikit positif atau negatif, yang dihasilkan dengan menggunakan jumlah pasokan atau volume ventilasi pembuangan yang tidak seimbang.
Contohnya, sedikit tekanan ruangan negatif diminimalkan dengan mengevakuasi 10% lebih banyak udara daripada suplai dalam cuaca dingin untuk meminimalkan kemungkinan kondensaasi menengah.

  • Jenis Sistem Ventilasi Mekanik
    Jenis ventilasi ini diklasifikasikan menjadi empat jenis sistem.

1.1 Ventilasi Pembuangan
Ventilasi pembuangan merupakan sebuah bagian dari ventilasi mekanis. Sistem ini akan bekerja dengan mengurangi tekanan di dalam ruangan. Biasanya tidak mempunyai komponen khusus untuk menarik udara luar masuk. Udara segar akan masuk kedalam ruangan melewati kebocoran pada struktur ruangan dan menyeimbangkan tekanan.

Ventilasi pembuangan relatif tidak rumit, dan sangat ekonomis. Sistem ini berisi satu kipas yang terhubung ketitik pembuangan rumah yang berada di tengah, jadi biaya operasionalnya juga rendah.

Sistem pembuangan ini akan cocok untuk tempat yang lebih dingin daripada lokasi yang hangat, karena dalam area yang lebih hangat, kelembapan akan menyebabkan kesulitan selama pengurangan tekanan.

2.2 Pasokan Ventilasi
Sistem ventilasi suplai menggunakan kipas untuk menekan udara ruangan dan secara paksa akan mengalirkan udara masuk kedalam ruangan. Udara yang berada didalam akan keluar melalui kebocoran dinding dan saluran kipas. Sistem ini tipikalnya memiliki sistem Central Fan Integrate.

Memiliki kontrol yang lebih besar untuk udara yang masuk kedalam ruangan daripada sistem ventilasi pembuangan. Dengan memberikan tekanan pada ruangan, sistem ventilasi suplai akan meminimalkan polutan luar ruangan di ruang tamu.

3.3 Ventilasi Seimbang
Jika kedua ventilasi diatas digabungkan, maka sistem ventilasi ini akan muncul. Dalam ventilasi seimbang, aliran udara dari ventilasi pembuangan dalam ruangan dan suplai luar kira-kira akan sama. Ventilasi seimbang menggunakan Energy Recovery Ventilator dan Heat Recovery Ventilator.

Ventilasi seimbang hometips.com

4.4 Pemulihan Tenaga
Kita juga harus memperhatikan pemulihan energi, ventilasi pemulihan energi akan menyiapkan cara venetilasi yang terkontrol untuk meminimalkan energi yang terbuang. Ventilasi ini akan mengirim panas dari udara buangan yang hangat ke udara pasokan yang dingin. Dengan menggunakan metode ini, biaya pemanasan udara berventilasi berkurang sangat drastis.

Sistem Seluruh Rumah Ventilasi Pemulihan Energi hvi.org

3.Ventilasi Hibrid
Di beberapa jenis ventilasi, ventilasi jenis hibrid (mode campuran) lebih bergantung pada gaya penggerak alami untuk menyiapkan sebuah arus aliran yang diinginkan (laju aliran rancangan). Ketika ventilasi alami mempunyai debit yang sangat rendah, peran ventilasi mekanis akan menonjol.

Ventilasi hybrid (mode campuran)
build.com.au 

Contoh mode campuran sepeti di sebuah ruangan yang menampung pasien dengan infeksi lewat udara. Namun, jenis ventilasi gabungan ini harus digunakan secara hati-hati. Kipas harus dipasang di area udara ruangan yang dapat langsung dibuang ke lingkungan luar lewat dinding dan langit-langit. Volume udara berventilasi yang ditargetkan akan menentukan ukuran dan jumlah kipas saluran keluar, dan harus diukur dan diuji sebelum digunakan.

Faktor penting untuk jenis ventilasi ini adalah kekurangan dari sistemnya, seperti pemasangan (terutama pada kipas besar), kebisingan (kipas dengan tenaga yang sangat tinggi), naik dan turunya suhu ruangan, dan kebutuhan listrik tanpa henti terkait dengan penggunaan kipas angin.

Pilihan lainnya adalah dengan memasangkan whirlybird (turbin angin) yang tidak membutuhkan daya listrik dan menyediakan sistem pembuangan atap yang meningkatkan aliran udara dalam ruangan.

4.Ventilasi Titik

Untuk meningkatkan keefektifan sistem ventilasi alami dan mekanis, dengan kata lain hal ini adalah sistem tambahan yang melibatkan pemasangan kipas angin lokal, sama seperti yang digunakan pada kamar mandi dan dapur. Sistem ventilasi ini akan menghilangkan kelembapan dan polusi udara di dalam sumbernya, dan hasilnya akan meningkatkan kegunaan sistem ventilasi.

5.Task Ambient Conditioning (TAC)
Merupakan salah satu jenis ventilasi lainnya, tingkat kenyamanan dan suhu ideal tergantung pada setiap masing-masing orang. Sementara beberapa orang mengeluh terlalu panas, dan lainnya merasa suhunya dingin. Sistem ventilasi tradisional atau alami tidak dapat memenuhi preferensi seseorang. Disitulah peranan pengkodisian lingkungan bertugas.

Beginilah cara kerja Pengondisian Sekitar Tugas
ibec.or.jp

Teknologi yang relatif baru akan mengatur aliran udara di suatu ruangan. Setiap jenis ventilasi memiliki prinsip kerja khusus. Untuk menampilkan prinsipnya, sistem mengubah aliran udara, dan kemudian persepsi kenyamanan seseorang akan berubah, terlepas dari suhu pusatnya.

Apa Yang Harus Kamu Lakukan Ketika Merancang Sistem Ventilasi ?
4 Tips untuk merancang sistem ventilasi

  • Pemilihan lokasi, dimana sistem ventilasi kamu akan berfungsi
  • Tentukan jenis sistem ventilasi peralatan desain ventilasi yang diperlukan
  • Hitung jumlah ventilasi yang dibutuhkan untuk ruangan kamu
  • Perhatikan jumlah udara yang mengalir kedalam ruangan.

InteriorDesign.id dibandingkan dengan desainer interior konvensional, mana yang terbaik untuk Anda?

Saatnya Mendesain Ulang Rumah Anda

Mau dekorasi, atau renovasi rumah?

Interiordesign.id adalah perusahaan desain interior online terkemuka yang dipercaya oleh ribuan pemilik rumah untuk menjadikan hunian mereka lebih baik. Desainer-desainer kami spesialis dalam berbagai gaya desain. Anda akan bekerja secara langsung bersama mereka saat proses desain. Online, terjangkau, dan profesional.

Ketika desain selesai, kami juga menangani proses renovasi. Tim renovasi dan produksi internal kami, dengan manajemen proyek berpengalaman, akan memastikan proyek renovasi ditangani secara profesional. Jangan khawatir, untuk pembiayaan, kami tidak mahal.

Info lebih lanjut, kontak CS

Siap memulai proyek desain interior?

Memiliki rumah impian sesuai anggaran yang anda miliki? Sangat mungkin dan mudah.

2000+ desain telah diselesaikan, dapatkan lebih banyak inspirasi!

...
Hello interiordesign.id