Interior maksimalis adalah cara untuk mengekspresikan gaya yang disukai pada ruangan, menjadi konsep desain interior yang sangat unik.
Interiordesign.id – Jika sebelumnya minimalis menjadi gaya desain interior yang paling digemari, tahun ini bisa jadi kebalikannya, banyak orang mulai ramai menerapkan konsep maksimalis untuk ruangan mereka.
Kepopuleran gaya minimalis memang masih sulit ditandingi. Konsep interior ini sangat cocok diterapkan untuk rumah-rumah tinggal di Indonesia, yang mayoritas memiliki ukuran kecil bahkan mungil.
Namun, di tahun ini, gaya minimalis sepertinya telah menemukan lawan terbaiknya, konsep desain interior maksimalis.
Mengenal Konsep Interior Rumah Maksimalis
~ via housebeautiful.com
Maksimalis adalah suatu gaya yang tidak hanya digunakan pada desain interior namun juga dalam dunia seni, literatur, musik dan juga multimedia. Sesuai namanya, maksimalis merupakan gaya yang berlawanan dengan gaya minimalis.
Maksimalis dapat diartikan sebagai gaya yang hadir dengan pencahayaan yang terang dan visual yang mewah. Gaya desain ini dikenal berani dan memerlihatkan suasana ruang yang sangat bertenaga berkat perpaduan banyak elemen, unsur, dan aksen warna, serta penggunaan beragam aksesori. Ia terlihat sangat semarak dan unik.
1. Mewah dan Sederhana ~ via pinterest
Perbedaan yang paling mendasar dari gaya desain interior maksimalis dan minimalis adalah kesan yang tampak dari keduanya. Maksimalis hadir dengan kesan ruang yang penuh warna sehingga melahirkan kesan unik, semarak dan mewah.
Sementara, seperti yang kita semua tahu, minimalis erat dengan kesederhanaan, penggunaan warna polos dan netral, fungsional, dengan garis bersih dan rapi. Minimalis mengedepankan suasana dan penampilan ruang yang simpel dan minim penggunaan elemen-elemen dekoratif.
2. Kenyamanan dan Fungsional
Para pemilik rumah dengan gaya desain maksimalis akan menerapkan apapun yang mereka anggap pas dan tepat untuk dipasang di dalam ruangan. Maksimalisme bisa berarti tidak ada pembatasan akan penggunaan berbagai elemen, unsur, dan aksesori dekoratif ruang.
Tidak hanya pada furnitur, ruangan dengan konsep maksimalis hadir dengan warna-warna yang semarak, yang sekilas nampak mirip dengan konsep bohemian atau boho style.
Dan di situlah letak kelebihannya, tidak ada batasan berarti ekstra kenyamanan bagi si pemilik ruang. Karena secara mendasar, seperti tidak ada aturan yang membatasi akan apa yang cocok dan apa yang tidak dalam ruangan bergaya maksimalis.
~ via Livspace.com
Sebaliknya minimalis, gaya ini sangat mengedepankan kesederhanaan dan pengutamaan pada fungsi. Minimalis hadir dengan garis-garis yang bersih dan rapi.
Adalah tabu memasukan sesuatu atau unsur dan elemen dekoratif yang dianggap tidak cocok dan berlebihan dalam ruangan bergaya minimalis, meski Anda atau pemilik ruangan sangat menginginkannya.
~ via chairish
Memilih gaya desain maksimalis berarti Anda memilih kebebasan berekspresi. Semua unsur dan elemen desain, juga aksesori-aksesori interior yang ingin Anda hadirkan bisa digunakan sebebas dan sesuka Anda. Kebebasan inilah yang melahirkan kenyamanan.
Seseorang yang menyukai gaya maksimalis cenderung sangat menghargai evolusi pada sebuah ruangan. Mereka adalah orang-orang yang gemar mengoleksi segala sesuatu, lalu memajangnya sebagai elemen dekoratif di rumah mereka.
Interior rumah maksimalis juga bisa tampak sangat personal, impresif dan "bertenaga". Banyaknya ornamen dan aksesori yang digunakan menampakan karakter dan kepercayaan diri yang sangat tinggi.
Warna rumah sering dibahas seolah setiap rona mempunyai efek emosi yang tetap. Bagi keputusan interior, cara yang lebih berguna ialah menanyakan asosiasi serta preferensi penghuni, lalu menguji warna di ruang yang akan dipakai. Penelitian tentang preferensi warna dapat memberi petunjuk bahwa konteks
Warna dapat mengubah kesan visual sebuah ruang, tetapi tidak mengubah lebar jalur, tinggi plafon, atau ruang gerak fisik. Saat memilih warna berdasarkan ukuran rumah, petakan dahulu geometri dan kegiatan yang harus muat.
Warna cat dinilai melalui cahaya yang mengenai dan dipantulkan oleh dinding. Satu kode warna dapat terlihat berbeda dekat jendela, di sudut teduh, dan pada malam hari. Karena itu, pilih warna dengan mencatat kondisi cahaya ketika ruang dipakai, bukan hanya arah hadap pada denah.
Kombinasi warna rumah lebih mudah diputuskan jika dimulai dari material yang sudah ada, bukan dari foto palet yang terlepas dari ruangnya. Lantai, kusen, furnitur, dan cahaya membentuk latar yang akan memengaruhi cara warna baru terlihat. Tentukan peran tiap warna pada bidang, lalu uji pertemuannya
Ketika warna di dinding terasa tidak sesuai rencana, penyebabnya belum tentu pilihan rona. Cahaya, material yang berdampingan, luas bidang, kilap, dan kualitas dasar dapat membuat hasil berbeda dari kartu sampel. Diagnosis yang rapi membantu memilih koreksi kecil sebelum mengecat ulang seluruh rumah
Kategori warna membantu memperkecil pilihan sebelum membandingkan palet. Istilah hangat, dingin, netral, atau aksen berguna untuk bercakap dengan penghuni, tetapi tidak menggantikan pemeriksaan rona, terang-gelap, dan kejenuhan pada material rumah yang nyata.