fbpx
Hi, Guest
Login  |  Register

Montessori at Home; 6 Tips Aplikasinya dalam Rumah

Posted by amanda.adelia01 Thursday, May 13 2021
desain kamar anak farmhouse

Montessori adalah metode pembelajaran yang bertujuan untuk meningkatkan kemandirian, kemampuan motorik dan sosial, serta mendorong anak untuk berpikir kreatif dan kritis.

Estimated reading time: 6 minutes

Pandemi yang terjadi sejak Desember 2019 lalu memberikan dampak besar secara langsung bagi seluruh dunia, tak terkecuali Indonesia. Angka penularan yang terus meningkat membuat pemerintah mencanangkan aturan untuk melaksanakan kegiatan WFH (Work From Home) dan LFH (Learn From Home).

Dalam penerapannya, meskipun WFH terasa kurang efektif dibandingkan dengan WFO (Work From Office), ia memiliki dampak positif. Waktu yang dulu mungkin lebih banyak kita habiskan di kantor, kini dapat dimaksimalkan bersama keluarga.

Bagi keluarga muda, saat ini adalah waktu yang tepat bagi Anda untuk lebih memperhatikan keluarga kecil Anda, khususnya putra-putri Anda yang masih kecil. Anda bisa memanfaatkan waktu ini untuk menerapkan metode pembelajaran yang baik untuk anak.

Mengenal Metode Belajar Montessori

Montessori adalah metode pembelajaran anak yang ditemukan oleh Dr. Maria Montessori. Beliau percaya bahwa anak pada dasarnya telah memiliki kecerdasan tanpa adanya campur tangan orang dewasa. Metode pembelajaran ini bertujuan untuk meningkatkan kemandirian, kemampuan motorik dan sosial, serta mendorong anak untuk berpikir kreatif dan kritis.

Selain itu, metode ini pun menekankan pada pentingnya lingkungan belajar anak yang nyaman, karena anak- anak pada dasarnya memiliki kemampuan visual yang baik. Lingkungan belajar yang nyaman akan memiliki dampak positif pada pertumbuhan fisik dan mental anak.

Pentingnya Aplikasi Metode Montessori pada Hunian

Metode Montessori paling efektif apabila diaplikasikan di tempat yang familiar dan memberi rasa nyaman pada anak. Meskipun metode ini telah banyak dianut oleh fasilitas edukasi dini, aplikasinya pada hunian akan paling berdampak bagi tumbuh kembang anak.

Selain memberi dampak positif bagi anak, penggunaan metode Montessori juga dapat mengajarkan orang tua untuk lebih menghargai dan memahami bakat dan minat anak. Anda akan terkejut betapa pandai dan tingginya kreativitas anak Anda dengan memberi mereka kebebasan yang bertanggung jawab.

Tips Aplikasi Metode Montessori untuk Anak di Periode Golden Age

Montessori pada dasarnya merupakan metode pembelajaran untuk anak-anak pada periode golden age (usia 0-5 tahun). Periode ini disebut golden age karena sebuah penelitian telah membuktikan bahwa 80% otak anak bekerja dan berkembang pada periode ini.

#1 Aplikasi Warna Netral pada Dinding Ruangan

Warna netral pada dinding akan menciptakan kesan kontras dengan mainan anak yang berwarna-warni. Hal ini dapat membuat anak jadi lebih fokus pada apa yang mereka lakukan, bukan pada lingkungan sekitarnya. Pemberian warna netral juga akan membuat ruangan terkesan ringan dan dapat memberi banyak ruang untuk Anak menempelkan hasil-hasil karyanya.

Selain menggunakan cat dinding, aplikasi wallpaper pada ruangan juga dapat menciptakan kesan yang lebih playful. Namun Anda perlu berhati-hati dalam memilih motif dan warna, agar wallpaper tidak membuat ruangan terkesan berat dan penuh.

#2 Gunakan Material-Material Alami

Ciri khas lain dari metode Montessori adalah dominasi material alami, dimulai dari mainan hingga perabot. Minimalisir penggunaan plastik pada ruangan dan beralihlah pada material alami seperti kayu. Pengunaan parket kayu untuk lantai dan solid wood pada perabotan sangat disarankan. Selain memberi keindahan pada ruangan, kayu juga tidak memiliki kandungan bahan kimia yang dapat membahayakan anak Anda.

#3 Miliki Low Open Storage yang Mudah Diraih Anak

Low open storage merupakan perabot penting yang perlu ada dalam metode Montesorri. Selain bersifat terbuka sehingga memberi kebebasan bagi anak untuk memilih mainan yang mereka inginkan, low open storage juga dapat mengajarkan anak mengenai kerapian dan kedisiplinan.

Hal lain yang perlu diingat adalah untuk terus merotasi mainan dan dekorasi yang akan dipajang pada storage setiap beberapa minggu. Jangan meletakkan semua mainan dan dekorasi yang ada di saat yang bersamaan. Hal ini akan membuat konsentrasi anak pecah dan menyebabkan perhatian mereka mudah teralih. Ingatlah bahwa anak selalu mencontoh apa yang dilihatnya. Jadi pastikan storage selalu terlihat rapi dan tertata.

#4 Pilih Furniture dengan Ukuran yang Sesuai

Penggunaan furniture ergonomis yang sesuai dengan usia anak akan memberikan perasaan nyaman bagi anak Anda. Selain itu, hal ini juga dapat menumbuhkan kemandirian pada anak dalam beraktivitas. Anak dapat merasa kecil dan gelisah apabila dipaksa menggunakan perabot seperti meja dan kursi yang sebenarnya diperuntukkan bagi orang dewasa. Perasaan gelisah inilah yang akan membuat mereka merasa perlu bergantung pada orang dewasa.

#5 Pasang Cermin pada Ruang Anak

Jika Anda sering mendapati anak Anda memandangi dirinya sendiri di cermin, hal ini menunjukkan bahwa anak Anda tengah memasuki “Mirror Stage”. Pada masa ini, anak mulai mempelajari ekspresi, gerak, dan lingkungan sekitarnya. Membiasakan anak mengenali dirinya di cermin dapat membantu meningkatkan kepercayaan diri mereka. Hal yang perlu diperhatikan adalah memastikan letak kaca sesuai dengan tinggi anak Anda.

#6 Ganti Crib dengan Floor Bed

Penggunaan crib akan memaksa anak untuk bergantung dan membiarkan orang lain menentukan jam bangun dan tidur mereka. Hal ini berbeda dengan floor bed yang memberi anak kebebasan untuk mengambil keputusan. Kebebasan yang diberikan inilah yang nantinya akan mengajarkan mereka mengenai tanggung jawab dalam pengambilan keputusan. Sebelum mengaplikasikan floor bed pada ruangan, selalu cek kembali apakah kamar anak Anda sudah childproof atau aman untuk anak-anak.

Itulah keenam tips aplikasi Montessori pada ruangan anak dalam rumah Anda. Metode Montessori yang Anda terapkan untuk mendidik anak Anda kelak akan membentuk pribadi yang mandiri dan penuh tanggung jawab pada si buah hati.


AMANDA ADELIA
Mahasiswi Program Studi Desain Interior di Universitas Kristen Petra, Surabaya


InteriorDesign.id dibandingkan dengan desainer interior konvensional, mana yang terbaik untuk Anda?

Siap memulai proyek desain interior?

Memiliki rumah impian sesuai anggaran yang anda miliki? Sangat mungkin dan mudah.

2000+ desain telah diselesaikan, dapatkan lebih banyak inspirasi!

...
Hello interiordesign.id