fbpx
Hello, Guest

Teliti Sebelum Membeli, Ini Perbedaan Granit dan Marmer yang Perlu Diketahui!

Posted by Nikho Asruri Friday, December 22 2023

Interiordesign.id – Pengetahuan tentang perbedaan granit dan marmer berguna bagi berbagai pihak dalam berbagai situasi, seperti kontraktor, tukang bangunan, desainer interior dan arsitek, pemilik rumah atau properti.

Pemahaman perbedaan antara granit dan marmer untuk menyesuaikan karakteristik estetika dan sifat fungsional granit dan marmer untuk merencanakan desain interior yang sesuai dengan preferensi klien dan kebutuhan ruang.

Sangat penting bagi pemilik rumah atau properti untuk memahami tentang granit dan marmer agar dapat membuat pilihan yang tepat sesuai dengan kebutuhan, preferensi gaya, dan anggaran mereka. Hal ini dapat mempengaruhi pemilihan material untuk lantai, dinding, meja, dan elemen dekoratif lainnya.

 

Sumber:Pinterest

Perbedaan Granit dan Marmer

Granit dan marmer relevan bagi siapa pun yang terlibat dalam industri konstruksi, desain interior, perawatan properti, atau siapa pun yang tertarik menggunakan atau bekerja dengan batu alam ini dalam konteks proyek atau dekorasi.

Granit dan marmer adalah dua jenis batuan alami yang sering digunakan dalam industri konstruksi dan pembuatan furnitur karena keindahan alaminya. Ini adalah batuan beku yang terbentuk dalam proses geologis yang berbeda.

Granit terdiri dari butiran mineral yang terdiri dari kuarsa, feldspar, dan mika. Proses pembentukannya melibatkan pendinginan magma di dalam bumi yang kemudian membeku secara perlahan. Butirannya padat dan kasar karena proses pembekuan yang lambat.

Umumnya granit memiliki tekstur yang sangat keras, tahan terhadap goresan, panas, dan abrasi. Hal ini menjadikannya pilihan yang populer untuk lantai, dinding, dan permukaan dapur karena daya tahan yang tinggi terhadap kondisi yang keras.

Granit memiliki beragam warna dan pola karena variasi mineral yang berbeda-beda dalam komposisinya. Ini menciptakan tampilan yang unik dan bervariasi.

Sedangkan marmer berasal dari batuan kapur yang telah mengalami metamorfosis karena tekanan dan panas di bawah permukaan bumi. Kalsit atau dolomit adalah komponen utama dalam marmer.

Marmer cenderung lebih lunak daripada granit dan lebih rentan terhadap goresan serta kerusakan akibat bahan kimia. Meskipun demikian, marmer memiliki penampilan yang indah dan elegan dengan pola venasi yang khas.

Marmer sering memiliki warna yang lebih terang dan memiliki pola venasi yang terbentuk oleh mineral atau impuritas yang ada dalam batuan. Pola venasi ini sering kali menjadi daya tarik utama marmer.

Baik granit maupun marmer memiliki daya tarik estetika yang kuat dan keduanya digunakan dalam berbagai aplikasi desain interior dan eksterior. 

Pemilihan antara granit dan marmer sering kali tergantung pada preferensi gaya, fungsionalitas, dan kebutuhan dari penggunaan yang dimaksud. 

Granit cenderung lebih cocok untuk penggunaan yang lebih berat dan keras, sementara marmer sering dipilih karena penampilan estetisnya yang elegan.

 

Teliti Sebelum Membeli, Ini Perbedaan Granit dan Marmer Yang Wajib Kamu Tahu

Mengetahui perbedaan Granit dan Marmer dapat menjadi tugas yang cukup mudah jika Anda tahu apa yang perlu diperhatikan. Berikut adalah beberapa cara untuk mengetahui perbedaan Granit dan Marmer :

1. Warna dan Pola

Sumber:Pinterest

Perbedaan granit dan marmer utama antara warna dan pola granit serta marmer dapat membantu Anda mengidentifikasi keduanya dengan lebih jelas:

Granit:

  • Warna: Granit memiliki beragam warna yang luas, mulai dari putih, abu-abu, merah, hijau, hingga hitam. Warna granit sangat bervariasi karena butiran mineral yang berbeda dalam komposisinya.

  • Pola: Pola granit biasanya lebih kasar dan terdiri dari butiran mineral yang terlihat dengan jelas. Pola bisa bervariasi dari corak yang kompleks hingga pola yang lebih kasar, tergantung pada jenis dan variasi granit.

Baca juga :5 Rekomendasi Motif Lantai Granit Yang Sesuai Dengan Gaya Ruangan

 

Marmer:

  • Warna: Marmer cenderung memiliki warna yang lebih lembut, seringkali putih, krem, merah muda, atau hijau pucat. Namun, ada juga marmer dengan warna yang lebih gelap. Warna marmer lebih tergantung pada mineral atau impuritas dalam batu tersebut.
  • Pola: Pola venasi atau corak aliran halus yang disebut venasi adalah ciri khas marmer. Pola venasi ini terbentuk dari mineral atau impuritas yang memberikan tampilan aliran yang indah dan halus pada permukaan marmer.

Dalam hal warna dan pola, perbedaan Granit dan Marmer cenderung memiliki pola butiran mineral yang lebih kasar dan beragam, sementara marmer memiliki pola venasi yang halus dan aliran yang terlihat pada permukaannya. Ini sering kali menjadi ciri khas yang membedakan keduanya secara visual.

2. Kelembutan dan Kekerasan

Sumber:Pinterest

Kelembutan dan kekerasan adalah karakteristik yang menjadi perbedaan Granit dan Marmer yang paling mencolok :

Granit:

  • Kekerasan: Granit merupakan batuan yang sangat keras. Skala kekerasan pada skala Mohs untuk granit berkisar antara 6 hingga 7. Ini membuat granit tahan terhadap goresan, abrasi, dan tekanan.
  • Kelembutan: Secara umum, granit memiliki kelembutan yang rendah. Hal ini berarti granit cenderung kurang rentan terhadap kerusakan akibat pemakaian sehari-hari seperti goresan atau benturan.

Marmer:

  • Kekerasan: Marmer umumnya lebih lembut daripada granit. Pada skala Mohs, tingkat kekerasan marmer berkisar antara 3 hingga 4. Ini membuatnya lebih rentan terhadap goresan dan kerusakan akibat tekanan atau gesekan.
  • Kelembutan: Karakteristik utama marmer adalah kelembutannya yang relatif tinggi dibandingkan dengan granit. Ini berarti marmer lebih mudah tergores, dan permukaannya dapat lebih mudah terkena noda atau kerusakan akibat bahan kimia.

Perbedaan ini penting dalam mempertimbangkan penggunaan dan perawatan batuan alam tersebut. Granit cenderung lebih tahan lama dan cocok untuk penggunaan di area yang lebih sibuk atau rawan terhadap tekanan, seperti lantai atau permukaan dapur. Sementara marmer, dengan kelembutan relatifnya, lebih cocok untuk aplikasi yang tidak mengalami pemakaian yang berat, seperti meja makan atau permukaan meja.

3. Penyerapan Cairan:

Sumber:Pinterest

Perbedaan dalam penyerapan cairan antara granit dan marmer terletak pada struktur dan sifat-sifat intrinsik masing-masing batuan:

Granit:

  • Granit memiliki struktur yang sangat padat karena terbentuk dari butiran mineral yang padat seperti kuarsa, feldspar, dan mika.
  • Karena strukturnya yang padat, granit memiliki tingkat penyerapan air yang sangat rendah. Permukaan granit cenderung tidak menyerap cairan secara signifikan atau cepat.

Marmer:

  • Marmer berasal dari batuan kapur yang telah mengalami metamorfosis karena tekanan dan panas. Kalsit atau dolomit adalah komponen utama dalam marmer.

  • Marmer cenderung lebih porus dibandingkan granit karena strukturnya yang lebih terbuka dan lebih banyak ruang antar butirannya. Ini membuat marmer lebih mudah menyerap cairan, termasuk air dan bahan-bahan cair lainnya.

Untuk menguji penyerapan cairan, Anda bisa melakukan tes sederhana dengan meneteskan air ke permukaan granit dan marmer yang telah dibersihkan dan dikeringkan. Dalam banyak kasus, air akan meresap lebih cepat pada marmer daripada pada granit. Dalam aplikasi praktis, hal ini berarti marmer membutuhkan perlakuan tambahan untuk melindungi permukaannya dari noda atau kerusakan akibat penyerapan cairan.

Penting untuk diingat bahwa perbedaan dalam penyerapan cairan ini dapat mempengaruhi perawatan dan pemeliharaan batuan alam saat digunakan sebagai permukaan meja, lantai, atau dinding. Sebelum memilih untuk menggunakan granit atau marmer dalam proyek desain Anda, penting untuk mempertimbangkan sifat-sifat masing-masing batuan agar sesuai dengan kebutuhan dan preferensi Anda.

4. Pengecekan Pola Venasi:

Sumber:Pinterest

Membedakan pola venasi antara granit dan marmer bisa menjadi tantangan karena keduanya dapat memiliki pola yang menarik dan mirip. Namun, terdapat beberapa perbedaan yang bisa membantu Anda membedakan keduanya:

Pola Granit:

  • Pola granit biasanya lebih kasar dan terdiri dari butiran-butiran yang terkumpul dalam berbagai ukuran dan warna. Polanya bisa kompleks dan memiliki tekstur yang kasar.
  • Biasanya, pola granit tidak memiliki aliran atau garis yang jelas seperti pada marmer. Butirannya lebih berserakan dan tidak teratur.

Pola Marmer:

  • Pola venasi marmer terdiri dari garis-garis halus atau aliran yang terbentuk oleh mineral atau impuritas dalam batuan.
  • Garis-garis pada marmer cenderung lebih jelas dan lebih teratur. Polanya lebih sering terlihat seperti aliran air yang halus atau seperti urat-urat pada batuan.

Warna dan Kontras:

  • Granit cenderung memiliki variasi warna yang lebih tajam dan kontras yang lebih kuat antara butiran-butirannya.
  • Marmer biasanya memiliki warna yang lebih lembut dengan pola venasi yang lebih terdefinisi dan konsisten. Warna-warnanya lebih sering berada pada skala warna yang lebih terang dan pastel.

Tekstur dan Sentuhan:

  • Saat disentuh, granit akan terasa lebih kasar karena butiran-butirannya yang kasar dan padat.
  • Marmer cenderung memiliki permukaan yang lebih halus dan terasa lebih lembut ketika disentuh.

Melakukan pemeriksaan langsung pada material tersebut dengan mengamati pola dan tekstur secara seksama bisa membantu Anda membedakan antara granit dan marmer. Jika masih ada keraguan, konsultasikan dengan ahli batuan atau profesional di bidang desain interior yang memiliki pengalaman dalam mengidentifikasi perbedaan antara kedua jenis batuan ini.

5. Pemeriksaan Permukaan Cetak:

Sumber:Pinterest

Pemeriksaan permukaan menjadi perbedaan granit dan marmer  yang  memerlukan pengetahuan dan pemahaman yang cermat karena keduanya memiliki karakteristik yang berbeda. Berikut perbedaan dalam pemeriksaan permukaan cetak granit dan marmer:

Granit:

  • Tekstur Permukaan: Permukaan granit biasanya memiliki tekstur yang kasar dan butiran yang lebih terlihat secara jelas. Ketika Anda melihat dengan cermat, butiran-butiran ini biasanya terlihat dalam berbagai ukuran dan warna, menciptakan pola yang kasar.
  • Kerapatan Butiran: Karena granit terbentuk dari butiran mineral yang padat, permukaannya akan terasa lebih kasar dan terkadang memiliki variasi butiran yang lebih besar atau lebih kecil. Permukaan ini biasanya terasa lebih kuat dan tahan lama.

Marmer:

  • Tekstur Permukaan: Permukaan marmer cenderung lebih halus dan lembut dibandingkan granit. Namun, pola venasi yang khas dari marmer dapat dilihat dengan jelas. Pola ini sering kali terlihat seperti urat-urat alami yang terbentuk secara alami dalam batu.

Pemeriksaan permukaan ini sering dilakukan dengan melihat secara langsung, meraba, atau merasakan tekstur. Jika Anda memiliki kesulitan membedakan antara granit dan marmer, dapat membantu meminta bantuan dari ahli batu alam atau profesional dalam industri ini. Juga, melihat sampel atau foto yang lebih besar dari kedua jenis batuan ini bisa membantu memahami perbedaannya dengan lebih baik.

6. Perhatikan Kilau dan Kilap:

Sumber:Pinterest

Perbedaan antara kilau dan kilap pada granit dan marmer adalah tentang penampilan permukaannya.

Kilau:

Merupakan refleksi cahaya yang lebih menyebarkan pada permukaan batu. Kilau lebih cenderung memberikan tampilan yang lebih lembut dan alami.

  • Pada granit, kilau sering kali terlihat sebagai pantulan yang lebih terpencar dan tidak sekuat kilap. Ini bisa memberikan tampilan yang lebih natural dan organik.

  • Pada marmer, kilau sering kali muncul karena efek pola venasi yang halus dan permukaan yang mulus, memberikan tampilan yang elegan dan mewah.

Kilap:

Kilap adalah refleksi cahaya yang kuat dan sejajar pada permukaan batu. Permukaan yang mengkilap tampak sangat cerah dan menghasilkan pantulan yang jelas dan tajam.

  • Granit yang diolah untuk mencapai tingkat kilap tinggi biasanya menggunakan proses polishing yang membuat permukaannya sangat licin dan bersinar.
  • Marmer yang memiliki kilap tinggi sering kali diproses dengan pengamplasan dan pelapisan khusus untuk mencapai kilap yang mengkilap.

Penting untuk dicatat bahwa tingkat kilau atau kilap pada granit dan marmer dapat disesuaikan atau diatur melalui proses penyelesaian yang berbeda. Penggunaan berbagai metode pengolahan dan penyelesaian dapat menghasilkan kilau atau kilap yang berbeda-beda, sesuai dengan preferensi estetika Anda.

Saat memilih antara kilau dan kilap, pertimbangkan gaya desain yang Anda inginkan untuk ruangan. Kilau sering memberikan tampilan yang lebih alami dan santai, sementara kilap memberikan kesan mewah dan lebih modern.

Penutup

Pengetahuan tentang perbedaan granit dan marmer berguna bagi berbagai pihak dalam berbagai situasi, seperti kontraktor, tukang bangunan, desainer interior dan arsitek, pemilik rumah atau properti.

Baik granit maupun marmer memiliki daya tarik estetika yang kuat dan keduanya digunakan dalam berbagai aplikasi desain interior dan eksterior. Pemilihan antara granit dan marmer sering kali tergantung pada preferensi gaya, fungsionalitas, dan kebutuhan dari penggunaan yang dimaksud.

Ada berbagai perbedaan granit dan marmer yang wajib kamu tahu, mulai dari warna dan pola hingga kilau dan kilap dari kedua jenis batuan ini. Penting untuk dicatat bahwa cara ini mungkin tidak selalu memberikan hasil yang pasti, dan beberapa batu alam memiliki karakteristik yang unik. Jika Anda membeli batu alam untuk proyek tertentu, pastikan untuk meminta sertifikat atau informasi dari penjual yang dapat memastikan jenis batu yang Anda dapatkan.

 

Baca selanjutnya

Rekomendasi Model Keramik Lantai
Wednesday, December 21 2022
Posted by Audrey Alodia

InteriorDesign.id dibandingkan dengan desainer interior konvensional, mana yang terbaik untuk Anda?

Saatnya Mendesain Ulang Rumah Anda

Mau dekorasi, atau renovasi rumah?

Interiordesign.id adalah perusahaan desain interior online terkemuka yang dipercaya oleh ribuan pemilik rumah untuk menjadikan hunian mereka lebih baik. Desainer-desainer kami spesialis dalam berbagai gaya desain. Anda akan bekerja secara langsung bersama mereka saat proses desain. Online, terjangkau, dan profesional.

Ketika desain selesai, kami juga menangani proses renovasi. Tim renovasi dan produksi internal kami, dengan manajemen proyek berpengalaman, akan memastikan proyek renovasi ditangani secara profesional. Jangan khawatir, untuk pembiayaan, kami tidak mahal.

Info lebih lanjut, kontak CS

Artikel Terkait

Berapa estimasi biaya renovasi Anda?

Memiliki rumah impian sesuai anggaran yang anda miliki? Sangat mungkin dan mudah.

4000+ desain telah diselesaikan, dapatkan lebih banyak inspirasi!

...
Ketahui anggaran biaya renovasi rumah Anda sejak awal!
Estimasikan biaya interior rumah Anda dengan menjawab beberapa pertanyaan sederhana.
Estimasikan sekarang!
Ketahui anggaran biaya renovasi rumah Anda sejak awal!
Ketahui anggaran biaya renovasi rumah Anda sejak awal!
Estimasikan sekarang!
Let's share!
Hello interiordesign.id