fbpx
Hi, Guest
Login  |  Register

Tanaman Sukulen sebagai Dekorasi dalam Ruangan

Sukulen menjadi salah satu dari banyak jenis tanaman hias yang cocok untuk ditempatkan di kamar tidur, ruang keluarga, atau bahkan kamar mandi.

Estimated reading time: 6 minutes

InteriorDesign.id – Keberadaan tanaman hias di sekitar kita rasanya sudah lumrah. Setiap jenis memiliki daya tarik, fungsi, dan manfaatnya tersendiri.

Di Indonesia, Negara yang terkenal dengan keberagaman fauna dan floranya, berbagai tanaman bisa kita jumpai. Mulai dari yang bisa kita kembangbiakan mandiri, sampai tanaman yang tergolong langka hingga dilindungi keberadaaannya. Tanaman-tanaman itu, dalam pemanfaatannya sehari-hari, kita biasa menggunakannya sebagai bahan pangan, obat-obatan, bahkan estetika (hiasan).

Tanaman Hias dalam Ruangan

Pemanfaatan tanaman sebagai tanaman hias, khususnya dalam ruangan, ternyata sudah banyak dilakukan sejak abad ke-17. Orang-orang zaman dulu menggunakan tanaman yang memiliki bentuk “cantik” untuk memperindah ruangan. Ada juga jenis tanaman yang beraroma seperti rosemary, biasa digunakan sebagai pengharum ruangan.

Mengutip views.id, perkembangan dan tren tanaman hias pun akhirnya terus berkembang mulai dari abad 18. Ini ditandai dengan ditemukannya wadah dekoratif berupa rak dan lemari khusus untuk tanaman-tanaman ini.

Kemudian pada pertengahan abad-19, orang-orang mulai meminati buku tentang berkebun. Dari situ hingga sekarang, tren tanaman hias pun terus mengalami perkembangan dan perubahan. Ia terutama terus begeser mengikuti kebutuhan dan kegemaran pasar.

Tanaman Hias Sukulen

Semenjak eksistensi tanaman hias kembali naik kala pandemi, banyak jenis tanaman yang muncul dan menjadi target ”buruan” para peminatnya. Salah satunya tanaman hias jenis sukulen. Sukulen menjadi salah satu tanaman hias yang cukup populer. Ia, selain ditemukan dalam bentuk tanaman asli (natural), sering pula dijumpai dalam bentuk dekorasi ruangan berupa tanaman palsu (artificial).

tanaman sukulen

Sesuai dengan karakternya, nama sukulen berasal dari bahasa latin sucus yang berarti jus atau getah. Hal ini karena terjadi penebalan dibagian daun, batang, dan akar yang menjadi jaringan penyimpanan air.

Sukulen memiliki banyak jenis, tetapi secara keseluruhan, ini berasal dari daerah kering sehingga sedikit membutuhkan air dan tegolong tanaman yang perawatannya rendah (low maintenance).

Jenis-jenis Sukulen

Sukulen menjadi salah satu tanaman yang digemari untuk dijadikan sebagai elemen dekor ruangan. Selain karena perawatannya yang ”anti ribet”, keindahan dari bentuknya yang mencolok dan tidak biasa, menjadi daya tarik tambahan.

Sebut saja salah satu jenis dari sukulen, string of pearl. Sukulen ini memiliki bentuk seperti rantai mutiara yang menjuntai sehingga sangat cocok saat digantung atau dijadikan sebagai hiasan meja.

tanaman sukulen

Atau jenis jade necklace, dengan bentuk daun bulat hijau dan sedikit merah pada tepiannya, ini juga sangat unik. Ia memiliki bunga kecil berbentuk bintang yang menambah daya tariknya.

Selain bentuknya yang unik, sukulen dapat dikatakan sebagai tanaman full package. Tanaman ini memiliki banyak sekali manfaat. Jenis sukulen sansevieria misalnya. Ini merupakan tanaman yang dapat menyerap polutan dalam ruangan. Dan tidak hanya itu, tanaman ini telah terbukti dapat menyerap radiasi dari alat elektronik yang ada dalam ruangan.

Berdasar penelitian, dengan menyimpan tanaman dalam ruangan, ini akan mampu menghilangkan 87% racun di udara.

Manfaat Tanaman Sukulen

Sukulen menjadi salah satu dari banyak jenis tanaman hias yang cocok untuk ditempatkan di kamar tidur, ruang keluarga, atau bahkan kamar mandi.

Tidak hanya di dalam ruangan rumah, meletakan sukulen di ruang kerja atau kantor, diklaim membawa banyak manfaat.

Penelitian yang dilakukan Michigan University mengemukakan, bahwa dengan meletakan tanaman dalam ruangan dapat meningkatkan retensi memori sebanyak 20% yang berbanding lurus dengan meningkatnya konsentrasi.

Hal tersebut tentu menjadi kabar baik. Sebab, pemilihan dekorasi ruang dengan tanaman, tentu bukan lagi sekadar dekor. Ini sekaligus membawa dampak positif untuk setiap pengguna ruangan tersebut.

Pemilihan jenis sukulen juga dapat disesuaikan dengan ruangan kerja. Sukulen jenis haworthia dan aloevera bisa menjadi pilihan. Selain memiliki ketahanan yang baik, perawatannya pun sangat minim. Di samping itu, kedua jenis ini memiliki tampilan yang ciamik.

Dalam penempatannya, haworthia maupun aloevera, jika berukuran kecil dapat dijadikan sebagai hiasan meja kerja. Sementata, jika memiliki ukuran cukup besar, ini dapat dijadikan sebagai dekorasi sudut ruangan.

Dekorasi dengan tanaman, tentu akan menjadikan ruang kerja terasa lebih asri dan nyaman.

Sukulen Jenis Langka

Terdapat jenis sukulen yang dinilai langka dan memiliki harga yang terbilang fantastis. Sukulen jenis Haworthia Truncata Variegata Three Color. Ini merupakan jenis sukulen keluarga Haworthia, memiliki penampilan yang cantik, serta bentuk yang sangat unik.

Dengan daun yang menggendut dan memiliki perpaduan warna putih, kuning, dan hijau, serta transparan pada bagian bagian ujung daunnya, ini dibanderol dengan kisaran harga Rp10 jutaan. Harga yang sangat mahal untuk sekadar tanaman.

Perawatan Tanaman Sukulen

Meski terbilang sebagai jenis tanaman hias dalam ruang dengan perawatan mudah, tidak ada salahnya jika menentukan beberapa langkah-langkah praktikal agar sukulen tetap dapat hidup dan bertahan lama.

Cahaya Matahari

Hal pertama yang perlu diperhatikan adalah pencahayaan matahari.

Mengingat sukulen memiliki jaringan penyimpanan air yang banyak, maka pencahayaan matahari sangat penting guna proses penguapan dari tanaman ini.

Rata-rata, sukulen ini membutuhkan 4-6 jam cahaya matahari pagi. Pada beberapa jenis bahkan sangat menyukai paparan terik matahari.

Penting untuk diperhatikan, akan lebih baik jika jenis sukulen yang memiliki warna mencolok dapat terkena matahari. Ini agar warna yang dimilikinya bisa muncul secara lebih maksimal.

Namun, meski begitu, terlalu banyak cahaya juga dapat menyebabkan tanaman kering atau bahkan terbakar. Bijaklah dalam perawatannya.

Pengairan

Hal yang tak kalah penting dalam perawatan tanaman, tentu adalah pengairan.

Meski tanaman sukulen hanya membutuhkan sedikit air, tetapi jangan sampai hal itu membuat kita lupa untuk menyiramnya. Kondisi paling baik sukulen untuk disiram adalah saat kondisi tanah kering.

Penting untuk diingat, kebutuhan air bagi sukulen benar-benar bergantung pada iklim kelembaban lingkungan atau tanah. Normalnya, penyiraman dapat dilakukan setiap seminggu, atau dua minggu sekali.

Tanah dan Media Tanam

Tanah atau media tanam menjadi langkah ketiga yang harus diperhatikan.

Akar sukulen hanya membutuhkan sedikit air sehingga media tanam yang digunakan harus perongga atau bersifat porous (tidak mengendapkan air terlalu lama).

Menggunakan campuran sekam, pasir malang, dan tanah dengan rasio 50:50 dapat menjadi pilihan agar air dengan mudah menguap dan akar tidak terlalu banyak menyerap air.

Selain media tanam, pemilihan pot yang tepat juga berpengaruh pada daya tahan tanaman sukulen. Pilihlah pot yang memiliki lubang drainase pada bagian bawahnya.

Kebersihan

Melakukan pembersihan tanaman secara rutin menjadi langkah terakhir perawatan sukulen dalam ruangan.

Bersihkan sukulen dari tanaman liar (gulma) yang tumbuh di sekitarnya. Jangan lupakan juga selalu membuang daun busuk atau kering agar tidak menjalar pada bagian lain.

Dengan selalu menjaga kebersihan tanaman, ini akan menghindarkan mereka dari penyakit seperti kutu putih yang kerap meyerang sukulen.

Hama kutu putih dapat disembuhkan dengan menyemprotkan alkohol 70% atau dengan obat khusus kutu putih.

Simpulan

Tidak ada salahnya menjadikan tanaman, apapun jenisnya, sebagai alternatif dekorasi ruangan. Namun, tetap sesuaikan dengan kebutuhan.

Tanaman tidak hanya berfungsi sebagai elemen dekoratif, tetapi ia juga memiliki mafaat lain seperti menyerap racun dalam ruangan. Salah satunya sukulen. Tanaman sukulen, dengan perawatan yang cukup mudah, serta penampilannya yang unik serta menarik, bisa menjadi salah satu alternatif dekor ruangan yang bisa dicoba.

InteriorDesign.id dibandingkan dengan desainer interior konvensional, mana yang terbaik untuk Anda?

Related Articles

Siap memulai proyek desain interior?

Mau rumah impian sesuai anggaran yang Anda miliki? Sangat mungkin dan mudah.

2000+ desain telah diselesaikan, dapatkan lebih banyak inspirasi!

...
Hello interiordesign.id