fbpx

7 Tanaman yang Mudah Dirawat di Rumah

Posted by Maureen Alisea 3 weeks ago
tanaman hias

Beberapa tanaman berikut ini bisa Anda pilih untuk menemani Anda selama #dirumahsaja. Penampilannya yang indah pun bisa menambah kesegaran ruangan dan hari-hari Anda.


Interiordesign.id – Tanaman Pilihan Pandemi mengubah gaya hidup banyak orang. Banyak kegiatan strategis beralih ke dalam kediaman masing-masing. Kegiatan tatap muka yang biasanya intens terjadi, mau tak mau harus dikurangi dan digantikan dengan interaksi lewat media sosial.

Banyak menghabiskan waktu di rumah awalnya memang cukup menyenangkan. Kita jadi lebih banyak berinteraksi dengan keluarga di rumah, memiliki waktu cukup untuk istirahat, serta punya kesempatan untuk mulai membenahi pekerjaan di rumah.

Namun seiring berjalannya waktu, kita tentu didera rasa bosan karena sudah cukup lama tidak beraktivitas di luar rumah. Banyak orang menangani hal ini dengan mulai menekuni hobi mereka. Apabila Anda merasa belum menemukan hobi yang cocok untuk dikerjakan selama berada di rumah, mungkin mulai mendekorasi ulang rumah Anda dengan kehadiran tanaman hias bisa jadi solusi.

Ada banyak tanaman indoor yang bisa Anda pilih. Selain kegiatan ini bisa mengisi waktu Anda selama di rumah, keberadaan tanaman indoor pun memiliki manfaat bagi hunian Anda. Ia bisa membersihkan udara dan membantu pikiran Anda menjadi lebih rileks.

Tampilan tanaman hias yang indah juga bisa menambah nilai estetika interior rumah. Selain itu, ia juga bisa menjadi pendingin alami dan pembersih udara. Hal-hal inilah yang membuat kegiatan koleksi tanaman amat direkomendasikan untuk membuat suasana rumah terasa lebih segar dan sejuk.

Jika Anda ingin mengoleksi tumbuh-tumbuhan ini, Anda bisa memulainya dengan memilih tanaman yang cenderung mudah dirawat. Berikut adalah rekomendasi 7 tanaman hias dengan perawatan yang cukup mudah. Selain cantik, mereka bisa menjadikan ruangan terasa lebih segar dan sejuk.

Tanaman Snake Plant atau Lidah Mertua (Anseviera trifasciata)

Snake plant bisa dibilang cukup populer. Ia cocok untuk ada di dalam ruangan yang punya bukaan jendela atau pencahayaan yang minim.

snake plant lidah mertua
Snake plant. ~ via the spruce

Perawatan lidah mertua pun sangat mudah. Anda bisa menyiraminya seperlunya dengan cara mengecek teksturnya pada tanah. Jika tanah mulai mengering, Anda tinggal menambahkan air untuk membuatnya selalu terlihat segar.

Selain itu, istimewanya, lidah mertua dapat bertahan selama 1 bulan tanpa penyiraman. Ia juga bisa membersihkan udara dan menyari bahan kimia berbahaya seperti benzene, formaldehida, trichloroethlene, xylene, dan toluene.

tanaman hias lidah mertua
Lidah mertua. ~ via patchplants.com

Tanaman Swiss Cheese Plant atau Ceriman (Monstera deliciosa)

Monstera deliciosa pun sangat mudah untuk dirawat. Ia hanya perlu disiram dengan frekuensi 1-2 minggu sekali. Selain itu, ceriman juga bisa ditelatakkan di dalam rumah dan di ruang mana pun yang Anda mau. Namun peletakannya di dekat jendela yang mendapatkan cahaya yang cukup bisa sangat membantu perkembangannya.

Menurut studi NASA, Ceriman adalah salah satu tanaman hias terbaik yang terbukti efektif untuk mengurangi polusi ruangan.

tanaman hias monstera deliciosa
Monstera deliciosa. ~ via decorholic.co

Tanaman Dragon Tree (Dracaena draco)

Dragon tree bisa tumbuh hingga ketinggian 3 kaki (sekitar 90-100 cm). Ia sebaiknya diletakkan di dekat jendela untuk mendapatkan pencahayaan yang maksimal. Namun paparan sinar matahari langsung tidak direkomendasikan.

Sama seperti yang lainnya, Dracaena draco hanya perlu disiram seminggu sekali. Bagian yang disiram pun cukup daunnya saja untuk menjaga kelembapan.

Dracaena dengan jenis massangeana perlu dijauhkan dari hewan peliharaan, karena tanaman ini mengandung racun bagi hewan berbulu.

tanaman hias dracaena dragon tree
Dracarna dragon tree. ~ via amazon.com

Tanaman Devil’s Ivy (Epipremnum aurem)

Devil’s Ivy adalah tanaman hias berjenis rambat, sehingga Anda direkomendasikan untuk menyimpannya dengan cara digantung. Sesuai dengan namanya, devil’s ivy punya kemampuan bertahan hidup di tempat yang gelap dan dengan air yang terlalu banyak. Kondisi ekstrim tersebut tidak akan mempengaruhi pertumbuhan tanaman ini.

Untuk menunjang pertumbuhannya, devil’s ivy membutuhkan pencahayaan tidak langsung dengan intensitas yang cukup. Apabila tanaman ini ditanam di dalam sebuah pot tanah, kelembapan tanaman dan keadaan tanah yang agak mengering sebelum disiram perlu diperhatikan.

Potongan cabang dari devil’s ivy bisa dicelupkan ke dalam wadah berisi air agar bisa bertahan hidup dan menumbuhkan tanaman baru.

tanaman hias devil's ivy
Devil’s ivy. ~ via flowercouncil.co.uk

Tanaman Kaktus (Cacti)

Tanaman yang pantas untuk mendapatkan predikat sebagai tanaman yang paling mudah dirawat adalah kaktus. Ia punya tingkat perawatan yang rendah dan pasif. Kaktus hanya butuh sinar dan panas matahari minimal 6 jam saja. Ini sudah lebih dari cukup untuk membantu pertumbuhannya.

Kaktus tidak perlu disiram secara rutin. Satu kali dalam 3 atau 4 minggu adalah frekuensi yang cukup untuk menyiram kaktus.

Selain itu, kaktus pun cocok berada dalam ruangan, karena ia mampu membersihkan udara dengan mengeluarkan oksigen dan menyerap karbondioksida.

tanaman hias kaktus
Cactus. ~ via qualitysilkplants.com

Spider Plant (Chlorophytum comosum)

Tanaman hias satu ini dapat tumbuh rimbun dengan cepat. Bahkan, ia bisa menghasilkan tanaman kecil yang bisa dipindahkan ke pot lain, yang biasa disebut dengan baby spiders. Selain itu, spider plant pun cukup sensitif pada sinar matahari langsung, tetapi ia membutuhkan pencahayaan yang cukup tinggi.

Spider plant juga tidak perlu disiram secara rutin. Penyiraman cukup dilakukan berdasarkan kebutuhan. Untuk memastikan apakah tanaman ini perlu disiram atau tidak, Anda hanya perlu melihat kondisi dedaunannya. Jika terdapat bintik hitam dan daunnya berwarna kuning, berarti tanaman ini telah menyerap terlalu banyak air. Sedangkan jika tanaman ini daunnya merunduk, maka spider plant telah kekurangan air.

Anda juga perlu mencabut dedaunan kering agar kondisi tersebut tidak menyebar ke daun lainnya.

Spider plant. ~ via crocus.co.uk

Peace Lily (Spathiphyllum)

Peace lily punya daun berwarna hijau tua berkilau. Bunganya yang berwarna putih dan menonjol dapat tumbuh hingga 45-65 cm. Untuk dapat berkembang dengan maksimal, peace lily membutuhkan pencahayaan yang terang, tidak langsung, dan punya intensitas yang rendah.

Tanaman ini dapat disiram sebanyak satu kali dalam seminggu atau berdasarkan kondisi tanahnya. Jika tanah mulai mengering, maka penyiraman harus segera dilakukan sampai luapannya keluar dari dasar wadah.

Peace lily. ~ via hgtv

​Itulah beberapa jenis tanaman hias dengan perawatan mudah yang bisa Anda miliki di rumah. Selain tanaman-tanaman ini punya fungsi estetika, mereka pun punya manfaat lain seperti dapat menetralisir racun, polusi, memberikan kesegaran, dll. Jadi mendekorasi ulang rumah dengan kehadiran tanaman hias adalah kegiatan pengisi waktu luang yang paling tepat.


MAUREEN ALISEA
Mahasiswa Desain Interior Universitas Kristen Petra, Surabaya.


 

Siap memulai proyek desain interior?

Memiliki rumah impian sesuai anggaran yang anda miliki? Sangat mungkin dan mudah.

2000+ desain telah diselesaikan, dapatkan lebih banyak inspirasi!

...
Hello interiordesign.id
×