gaya desain interior minimalis

Desain Interior Minimalis vs Skandinavia, Gaya Interior Mana yang Anda Pilih?

Posted by HinaYana  •  Wednesday, June 19 2019

Gaya interior minimalis sebenarnya memiliki kesamaan dengan gaya skandinavia. Ia sama-sama minim penggunaan dekorasi yang dianggap akan membebani kapasitas ruang.

Interiordesign.id – Gaya interior skandinavia, atau juga dikenal sebagai gaya nordic, menjadi salah satu pilihan gaya interior terbaik saat ini. Mengutamakan tampilan yang minimalis dan sederhana, namun sangat fungsional.

Selain skandinavia, ada juga gaya interior lainnya yang juga sangat digemari, sekaligus menjadi salah satu konsep interior paling populer, tak lain dan tak bukan, adalah gaya minimalis. Interior minimalis dianggap mewakili semangat dan gaya hidup modern, rasa urban, serta minim dekorasi yang neko-neko.

Baca juga: Desain Minimalis: Sejarah Singkat, Ciri Khusus & Tip Praktis

Gaya skandinavia sebenarnya memiliki semangat yang sama dengan minimalis. Sama-sama mengusung tampilan yang minimal, dan sama-sama minim dekorasi-dekorasi yang membebani kapasitas ruang. Sehingga hasil akhirnya, baik tampilan minimalis maupun skandinavia, sama-sama lebih menampakan kesederhanaan, namun kaya estetika.

desain interior minimalis modern

Interior minimalis dianggap mewakili semangat dan gaya hidup modern, rasa urban, serta minim dekorasi yang neko-neko.

gaya desain interior skandinavia

Gaya desain interior skandinavia

Interior skandinavia sudah pasti memiliki tampilan yang minimalis, namun penampilan atau gaya minimalis belum tentu terasa skandinavia.

Menurut Maria Richardsson, founder dan CEO dari Nordic Design Collective, terdapat beberapa perbedaan yang spesifik antara gaya interior skandinavia dengan gaya interior minimalis.

Menurutnya, untuk dapat membedakan antara tampilan skandinavia dengan gaya minimalis, ada 4 hal yang harus diperhatikan, yang sekaligus menjadi ciri khas yang terdapat dalam gaya desain interior skandinavia, yaitu:

  1. Pilihan Material

Desain skandinavia dominan menggunakan material-material dari kayu, kulit, atau kaca. Sementara gaya minimalis, pilihan material lebih bervariasi.

Juga perbedaan dalam hal pemilihan warna di antara kedua gaya interior ini.

Desain skandinavia lebih banyak menggunakan warna netral yang kalem, sementara minimalis cenderung bebas untuk menggunakan variasi warna.

Desain kamar tidur minimalis

Interior kamar tidur minimalis.

kamar tidur skandinavia

Interior kamar tidur skandinavia.

  1. Inspirasi dari Alam

Desain skandinavia banyak terinspirasi dari alam.

Dekorasi dan furniture yang digunakan dalam interior skandinavia dapat dianggap berelasi langsung dengan alam. Para desainer pun mengakui, mereka sangat terinspirasi dari alam dalam membentuk model dan gaya skandinavia.

Sementara, desain minimalis menampilkan inspirasi dari berbagai era dan gaya desain khas pada satu negara.

Gaya desain khas negara Jepang misalnya, juga termasuk ke dalam kategori minimalis. Dekorasi-dekorasi dan desain-desain bergaya kontemporer dan futuristik juga banyak menginspirasi gaya minimalis.

dapur minimalis modern

desain dapur skandinavia

Interior dapur skandinavia.

Bacaan terkait: Perbedaan dan Ciri Khas Gaya Desain Interior Kontemporer dengan Gaya Desain Interior Modern

  1. Kesederhanaan

Gaya desain skandinavia benar-benar mencoba menekankan dan mengekspresikan soal kesederhanaan. Tampilan dengan garis yang rapi dan bersih, serta menyingkirkan elemen-elemen dekoratif yang tidak perlu.

Bacaan lanjutan: Tinggalkan Minimalis, Saatnya Beralih ke Desain Interior Maksimalis

  1. Berkelanjutan

Satu lagi kelebihan gaya interior skandinavia adalah soal kepedulian lingkungan.

Banyak desainer lebih memilih dan menggunakan material-material yang eco-friendly, atau bagaimana menerapkan konsep re-use material-material lama.

kamar mandi minimalis

Interior kamar mandi minimalis.

kamar mandi skandinavia

Interior kamar mandi skandinavia.

Nah, secara umum dapat dikatakan bahwa gaya skandinavia merupakan bagian dari gaya minimalis.

Dengan memerhatikan 4 ciri khas yang terdapat pada gaya skandinavia, menurut Maria Richardsson, kita dapat mengetahui perbedaan spesifik di antara keduanya.

Tetapi, seiring perkembangan dunia desain interior, bisa jadi perbedaan tersebut dapat melebur dan melahirkan satu gaya desain sendiri, alih-alih dua gaya yang serupa tapi tak sama. Seperti perbedaan yang terdapat pada gaya desain interior modern dan kontemporer.

Baca: Desain Rumah Minimalis; Rumah Kecil Gati Rizky yang Minimalis Maksimal

Kabarnya beberapa desainer gaya skandinavia bahkan sudah bereksperimen dengan variasi warna di dalam rancangannya. Hal ini memberi indikasi kuat bahwa dunia desain interior masih akan terus berubah sepanjang waktu.

Pertanyaannya pentingnya adalah, gaya desain interior mana yang Anda suka? Apakah gaya interior skandinavia, atau gaya minimalis?

Butuh bantuan desain dan dekorasi interior? Konsultasikan dengan desainer-desainer terbaik kami.

Tags: , , , , , , ,

Hina Yana

By HinaYana

Head of Content.

Artikel lainnya




Load more

Ready for the room you've always wanted?

@interiordesign.id

Untuk inspirasi penataan ruang serta tips dan trik yang komplit bagaimana ruangan biasa jadi terlihat lebih istimewa


 

Follow on Instagram