fbpx
Hi, Guest
Login  |  Register

Desain Interior : Pengertian, Sejarah, Elemen, Komponen, Prinsip Dasar, Gaya dan Model Desain Interior A – Z

Posted by Iqbal Mujahid Thursday, December 1 2022
interior desain

Interiordesain.id – Merupakan salah satu seni rupa yang berfokus pada perancangan ruang dengan berbagai elemen-elemen didalam satu bangunan. Banyak beranggapan bahwa desainer interior satu profesi dengan dekorator interior.

Padahal, memilih dan mencocokan dekorasi merupakan bagian kecil dari desain interior, dan lantas apa yang dilakukan pada bidang studi ini ? Kami akan menjelaskannya dibawah ini :

 

Pengertian Dari Desain Interior
Adalah proses penyusunan dan menciptakan elemen-elemen interior supaya menjadi suatu kesatuan yang saling berkaitan dengan tujuan tertentu, baik itu pada aspek estetis, ataupun keamanan dan kenyamanan ruangan.

Pengertian diatas telah diperkuat dari pernyataan Suptandar (1995, hlm 11) bahwa desain interior merupakan ilmu dan cara tentang pengaturan ruangan, sehingga terciptanya persyaratan untuk mendapatkan kenyamanan, kepuasan, kebutuhan fisik, serta spiritual dan keamanan untuk pemilik rumah.

Menurut Alessandra Wood, VP of Style di Modsy. Desain Interior adalah sebuah praktik konseptual ruang untuk keseimbangan fungsi dan estetika. Fungsi disini mungkin menjelaskan tetang tata letak, aliran, dan kegunaan ruang dan estetika merupakan properti visual yang membuat ruang terasa enak untuk dipandang, seperti warna, gaya, bentuk, tekstur, dan lainnya.

 

Arti Desain
Dalam KKBI desain artinya “kerangka atau bentuk, rancangan” dan maksudnya adalah kegiatan merancang suatu rancangan. Akan tetapi, arti dari kata desain tidak bisa dijabarkan sesederhana itu.

Kata desain berasal dari bahasa inggris “design” yang artinya dalam kamus Oxford merupakan sebuah rencana atau gambar yang dibuat untuk menampilkan tampilan serta fungsi dari banguanan, atau objek lain sebelum benar-benar di kerjakan.

Kesimpulan : Desain adalah kegiatan untuk merancang sesuatu sebelum benar-benar dibuat, supaya apa yang telah dirancang bisa berfungsi dengan baik dan menghindari kesalahan.

 

Arti Interior
Dalam KBBI interior adalah bagian dalam gedung atau tatanan perabotan di dalam ruangan, sampai disini kita sudah dapat memahami apa itu interior.

Berdasarkan dari makna katanya, kita bisa simpulkan kalau desain interior adalah sebuah perancangan bagian dalam bangunan sebelum benar-benar di kerjakan, supaya bagian dalam ruangan dapat berfungsi dengan baik dan memiliki tampilan yang menarik.

 

Sejarah Dari Desain Interior
Sama hal-nya seperti seni rupa, desain juga sangat bergantung pada penginggalan-peninggalan artefak yang berkaitan dengan desain interior.
Berdasarkan artefak yang ditemukan, terlihat kalau setiap kebudayaan atau negara memiliki pola perkembangan desain interior yang berbeda-beda.
Dari setiap peradaban saling mengembangkan gaya furnitur dan hiasan ruangan berdasarkan budaya dan ketersediaan bahan dari wilayah geografis masing-masing.

 

Perkembangan Interior Desain Di Mesir, Yunani, Dan Romawi Kuno
Merupakan salah satu peradaban tertua di dunia yang telah lama mengaplikasikan desain interior adalah peradaban Mesir Kuno. Dengan begitu, kita dapat merunut perkembangan dari peradaban mesir untuk mengetahui sejarah perkembangan dari desain interior.

Banyak sekali tradisi seni yang berasal dari mesir, karena bangsa mesir kuno telah memiliki keahlian kekriyaan yang tinggi. Penduduk mesir mampu menciptakan berbagai jenis produk seni yang estetis walaupun dengan peralatan yang terbatas.

Seni inlay di furnitur adalah penemuan berharga yang ditemukan oleh masyarakat mesir kuno. Dan bahkan penemuan itu sampai sekarang masih tetap digunakan.

Selain itu, Mesir juga penenun yang sangat handal dan pembuat furnitur yang hebat, yang sejak dulu telah menggunakan sambungan konstruksi hingga kini masih layak digunakan. Contohnya: Konstruksi dovetail, mortise dan tenon, (Aronson, 1965, hlm 312).

Selain dari Mesir, beberapa budaya kuno lain juga bisa menjadi wakil dari awal mula desain interior seperti Yanani kuno, dengan bangunan kunonya lebih fokus pada kuil dan bangunan milik bersama dengan tujuan keagamaan. Kemudian bangsa Romawi yang terkenal dengan bangunan dan interior yang lebih praktis untuk kepentingan duniawi.

 

Elemen-Elemen Desain Interior
Jika kamu mengetahui unsur pembentuk, maka kamu juga pasti mengetahui hal apa saja yang bisa dirancang dan diperhatikan untuk membuat desain interior yang baik.

Karena desain interior termasuk kedalam satu cabang ilmu seni rupa, maka elemen-elemen serupa dari elemen seni rupa juga bisa ditemukan, seperti garis, titik, bidang, tekstur, warna, dan lainnya.

Akan tetapi, desain interior memiliki elemen unik dan spesifik yang harus diperhatikan ketika akan merancangnya. Beberapa elemen unik dari desain interior itu seperti poin-poin dibawah ini :

 

a. Garis (Line)
Garis merupakan sebuah unsur dasar seni, yang mengacu pada tanda yang dibuat disebuah permukaan. Dua titik bidang yang berbeda apabila digunakan maka akan menjadi sebuah garis. Dan titik adalah dasar terciptanya bentuk yang menunjukan suatu letak dalam ruangan.

b. Bentuk (Form)
Bentuk merupakan suatu gambaran geometris tiga dimensi, seperti kubus, bola, silinder. Bentuk dapat membuat pengguna ruang untuk menangkap keberadaan sebuah benda dan memahaminya dengan persepsi.

c. Bidang (Shape)
Merupakan sebuah luasan yang tertutup dengan batas-batas yang telah ditentukan oleh unsur-unsur seni lain, seperti garis, warna , nilai, tekstur dan lainnya. Bidang terdiri dari tiga bagian yaitu bidang atas, dinding, dan dasar.

d. Ruang (Space)
Adalah sebuah bentuk tiga dimensi tanpa batasan, dikarenakan objek memiliki posisi dan arah yang relatif. Ruangan juga bisa berdampak pada perilaku manusia dan budaya, serta menjadi faktor penting dalam arsitektur bangunan dan struktur.

e. Cahaya (Light)
Merupakan sebuah unsur interior dengan peran penting dalam mempengaruhi atmosfer ruangan dan fungsinya.

f. Warna (Colour)
Umumnya semua warna bisa menimbulkan efek psikologis tertentu terhadap orang yang melihatnya. Dalam ilmu interior dan arsitektur, setiap warna bisa menimbulkan kesan yang berbeda-beda pada keberadaan sebuah ruagan.

 

Komponen Dalam Desain Interior
Menurut salah satu ahli dalam interior desain Wicaksono dan Tisnawati (2014) dapat diterapkan pada seluruh komponen interior dalam suatu bangunan seperti :

  • Lantai
    Lantai adalah permukaan bawah sebuah ruangan yang berperan penting untuk memperkuat eksistensi objek dalam ruang tersebut. Lantai pun memiliki peran yang amat penting di dalam sebuah ruangan.

 

  • Dinding
    Dinding merupakan struktur padat yang membatasi suatu area. Dinding membatasi ruang dalam sebuah bangunan menjadi ruangan-ruangan. Dinding bangunan memiliki dua fungsi utama, yaitu menyokong atap dan langit-langit, membagi ruangan, serta melindungi terhadap intrusi dan cuaca.

 

  • Langit-langit (plafon)
    Plafon atau langit-langit ialah permukaan interior atas yang terhubung langsung dengan bagian atas sebuah ruangan. Ini berupa permukaan yang menjadi “lantai” dari stuktur atap ruangan.

 

  • Jendela (Penghawaan)
    Ventilasi udara, jendela, merupakan sebuah proses memindahkan udara luar masuk kedalam gedung atau ruangan serta mendistribusikanya di area tersebut.

 

  • Pintu
    Pintu adalah sebuah bukaan yang ada pada dinding atau bidang yang menjadi akses sirkulasi antar ruang yang dilingkupi dinding atau bidang tersebut. Ia adalah elemen tak terpisahkan dari sebuah bangunan, karena menjadi penghubung antara satu ruang dengan ruang lainnya.

 

  • Furniture
    Furniture adalah perlengkapan rumah yang mencakup semua barang seperti kursi, meja, dan lemari. Ini berasal dari kata movable, yang artinya bisa bergerak. Kata furniture berasal dari bahasa Prancis fourniture (1520–30 Masehi). Fourniture mempunyai asal kata fournir yang artinya furnish atau perabot rumah atau ruangan.

 

  • Aksesori
    Aksesori dekorasi, berbagai elemen dekoratif untuk membuat tampilan interior makin cantik dan istimewa.

 

Aspek Dan Prinsip Dasar Desain Interior

  1. Geometri
    Erat kaitannya dengan interior karena dapat mempengaruhi rancangan yang akan dikerjakan. Ada dua aspek yang harus dipertimbangkan seperti : bentuk, yang meliputi bagaimana orientasi ruangan dan dimesi.

 

  1. Material
    Memiliki peranan besar pada rancangan interior, yaitu tampilan atau visual pada ruangan. Contohnya seperti : keramik, kayu, tekstur, dinding, warna yang memberikan tampilan visual secara tidak langsung akan menggambarkan karakter dan emosi dari ruang.

 

  1. Cahaya
    Pencahayaan juga bisa mempengaruhi karakter suatu ruangan. Intensitas cahaya menentukan jenis kegiatan yang ada pada ruangan dan kenyamanan pemiliki rumah.

 

  1. Suhu Udara
    Umumnya suhu udara selalu konstan, namun, dengan kontrol area bisa membantu untuk menentukan zona level kenyamanan. Keadaan suhu normal untuk manusia adalah 24 derajat celcius.

 

Gaya dan Model Desain Interior A – Z

A

American Classic

merupakan pembaruan dari gaya klasik Eropa. Karakter dari gaya ini lebih simpel, tidak banyak memakai ukiran. Detailnya ada disini

Art Deco

Art Deco juga disebut gaya modern, sebuah perkembangan dalam seni dekoratif dan arsitektur yang menjadi gaya utama di Eropa Barat dan Amerika Serikat selama tahun 1930-an. Detailnya ada disini

B

Balinese

Terinspirasi dari keindahan “Pulau Dewata” menghadirkan kesan tenang dan elegan pada ruangan. Detailnya ada disini

Beach House

Penataan yang mengadopsi suasana pantai dan laut. Gaya ini sangat cocok dengan hunian tropis di Indonesia. Detailnya ada disini

Bohemian

identik dengan gaya hidup nomaden yang bebas atau tidak tetap. Konsep tersebut sangat erat kaitannya dengan penduduk gypsy di Eropa pada tahun 1800-an. Detailnya ada disini

C

Coastal

Merupakan gaya desain yang identik dengan nuansa pantai dan musim panas yang diadaptasi ke dalam ruangan. Detailnya ada disini

Colonial

Gaya kolonial pertama kali muncul karena kerinduan penguasa yang kebanyakan orang Eropa terhadap kampung halamannya. Detailnya ada disini

Contemporary

Gaya interior kontemporer menampilkan suasana ruang yang rapi dan bersih. Sebuah gaya desain yang bisa dikatakan merepresentasikan masa kini. Detailnya ada disini

Cottage

Gaya Cottage dicirikan oleh perabotan yang nyaman, warna-warna segar, dan elemen alami. Sifat kasual dan daya tarik lusuh dari dekorasi sebuah pondok, menjadikannya sebagai salah satu gaya termudah dan murah. Detailnya ada disini

Country

Country style adalah gaya desain interior yang mewaliki gaya pedesaan dengan dekorasi yang santai dan nyaman.  Detailnya ada disini

E

Eclectic

Gaya eklektik adalah perpaduan berbagai gaya desain yang berbeda, tekstur yang bercampur, dan warna yang kontras untuk menciptakan ruangan yang kohesif. Detailnya ada disini

F

Farmhouse

Gaya farmhouse mengedepankan fungsionalitas dan kesederhanaan serta memberikan kesan rustic yang cantik.  Detailnya ada disini

French

Desain ini memberi keseimbangan antara detail yang rumit bergaya high-end, dengan gaya kasual yang santai. Gaya ini kerap menggabungkan unsur lama dan unsur baru. Detailnya ada disini

Futuristic

Gaya desain futuristik adalah gaya yang menghadirkan sentuhan masa depan yang unik dan nyentrik. Detailnya ada disini

G

Gothic

Gaya ini ditentukan oleh dekorasi ringan dan hiasan, tetapi juga bisa memiliki nada serius atau muram. Hal ini dapat memberikan kesan yang dramatis, menarik, cocok untuk seorang “raja”. Detailnya ada disini

H

Hollywood Regency

Gaya desain yang menggambarkan desain interior dengan ciri khas penggunaan warna yang kontras dan berani, sering kali dengan aksen metalik dan kaca untuk menggambarkan kemewahan dan kenyamanan. Detailnya ada disini

I

Industrial

Industrial mulai dikenal tahun 1950an di Eropa karena banyaknya bangunan bekas pabrik yang terbengkalai. Detailnya ada disini

Industrial Modern

Adalah soal keseimbangan antara penampilan yang terlihat mentah dan ekspos elemen-elemen struktural, dengan tampilan elegan dari sebuah fase gaya, modern. Detailnya ada disini

J

Japandi

Japandi adalah desain interior yang menggabungkan pengaruh desain dari budaya Jepang dan Skandinavia. Detailnya ada disini

Japanese

Karakteristik gaya desain ala Jepang adalah fleksibilitas dan efisiensi yang merupakan dasar dari budaya Jepang. Interior tradisional Jepang pada dasarnya menganut kesederhanaan dan permainan space. Detailnya ada disini

M

Maximalist

“Maksimalisme adalah seni more is more; pola berlapis, warna yang sangat jenuh, banyak aksesori dan seni (kemungkinan tergantung dengan “salon style“). Detailnya ada disini

Medieval

Medieval adalah periode pada saat abad pertengahan, di mana arsitektur dan desain tidak lepas dari pengaruh beberapa periode, yaitu pada masa romawi dan gotik. Detailnya ada disini

Mediterranean

Desain interior bergaya Mediterranean adalah riff pada dekorasi yang ditemukan di Negara-negara yang berbatasan dengan Laut Mediterania. Detailnya ada disini

Memphis

Desain Memphis lahir pada era post-modern tepatnya tahun 1980-an. Desain post-modern merupakan pertentangan dari desain-desain modern yang minimalis, simpel, dan lugas, yang diusung oleh Ludwig Mies Van der Rohe. Detailnya ada disini

Mid-Century

Memiliki sejarah panjang, tetapi tetap eksis sepanjang zaman dan bahkan terbilang populer di seluruh dunia. Konsep rumah modern abad pertengahan ini hadir untuk memenuhi gaya arsitektur yang terus berkembang. Detailnya ada disini

Minimalist

Modern minimalis merupakan gaya desain yang mulai dikenal pada abad ke-20 dan hingga saat ini menjadi salah satu gaya interior paling populer. Detailnya ada disini

Modern

Gaya Modern adalah gaya desain yang simple, bersih, fungsional, stylish, dan selalu mengikuti perkembangan zaman yang berkaitan dengan gaya hidup modern yang sedang berkembang pesat. Detailnya ada disini

Modern Classic

Modern klasik merupakan gaya desain yang menggabungkan unsur klasik yang identik dengan kesan elegan dengan unsur modern yang identik dengan kesan simpel. Detailnya ada disini

Modern Minimalist

Modern minimalis merupakan gaya desain yang mulai dikenal pada abad ke-20. Hingga saat ini gaya minimalis modern menjadi salah satu gaya yang paling populer dan banyak diterapkan. Detailnya ada disini

N

Neo-Classical

Gaya desain ini menampilkan kesan elegan, tetapi tidak terlalu mewah seperti era Rococo dan Baroque. Detailnya ada disini

P

Pop Art

Dalam interior, gaya Pop Art bisa dijadikan sebuah eksperimen yang sangat menyenangkan. Aplikasi tema Pop Art pada ruangan akan memberikan kesan artistik, berani, serta colorfulDetailnya ada disini

R

Romantic

Banyak rumah dibangun selama era romantic dan sangat dipengaruhi oleh kastil-kastil indah di Eropa abad pertengahan. Detailnya ada disini

Rustic

Gaya desain interior rustic identik dengan kesan natural, memiliki tekstur yang terinspirasi dari alam, sederhana, dan didominasi oleh warna tanah. Detailnya ada disini

S

Scandinavian

Skandinavia adalah gaya desain interior yang identik dengan kesederhanaan dan perpaduan modern dan sangat mengutamakan fungsionalitas dalam ruang. Detailnya ada disini

Shabby Chic

Shabby chic adalah tren desain interior khususnya pada model furniture dan hiasan dekor rumah yang sengaja dipilih dan digunakan karena adanya unsur vintage, kuno, dan antik yang indah. Detailnya ada disini

Shaker

Istilah “Shaker” merujuk pada sebuah sekte keagamaan yang berkembang di Inggris pada abad 18 atau sekitar tahun 1700an. Detailnya ada disini

T

Traditional

Desain interior tradisional adalah gaya dekorasi populer yang sebagian besar didasarkan pada gaya Eropa abad ke-18 dan ke-19. Detailnya ada disini

Transitional

Gaya desain transisional mencerminkan perpaduan elemen modern dan tradisional ke dalam ruangan. Detailnya ada disini

Tropical

Rumah bergaya tropis memiliki ciri khas teras yang lebar, memiliki banyak ventilasi udara untuk sirkulasi, menjdaikannya memiliki suhu ruangan terasa sejuk.  Detailnya ada disini

Tuscan

Gaya Tuscan merupakan gaya desain interior yang terinspirasi dari daerah di Italia. Gaya mereka didasarkan pada vila-vila di daerah Tuscan saat itu. Detailnya ada disini

V

Victorian

Gaya interior Victorian sudah ada sejak pertengahan abad hingga akhir abad ke-19. Dinamakan Victorian karena mengacu pada kekuasaan Ratu Victoria. Detailnya ada disini

Vintage

Gaya desain interior vintage melahirkan suasana dan atmosfer ruang yang klasik dengan tambahan elemen dekorasi yang cenderung antik.  Detailnya ada disini

W

Wabi Sabi

Wabi-sabi merupakan tren desain pada abad ke-15 yang sengaja dirancang sebagai ‘oposisi’ dari gaya menghias ruangan secara berlebihan untuk menunjukkan kemewahan dan menggunakan bahan-bahan yang langka pada saat itu. Detailnya ada disini

Z

Zen

Zen merupakan salah satu aliran Buddha Mahayana. Zen diartikan sebagai sebuah kondisi batin yang berpusat pada meditasi. Detailnya ada disini

 

InteriorDesign.id dibandingkan dengan desainer interior konvensional, mana yang terbaik untuk Anda?

Saatnya Mendesain Ulang Rumah Anda

Mau dekorasi, atau renovasi rumah?

Interiordesign.id adalah perusahaan desain interior online terkemuka yang dipercaya oleh ribuan pemilik rumah untuk menjadikan hunian mereka lebih baik. Desainer-desainer kami spesialis dalam berbagai gaya desain. Anda akan bekerja secara langsung bersama mereka saat proses desain. Online, terjangkau, dan profesional.

Ketika desain selesai, kami juga menangani proses renovasi. Tim renovasi dan produksi internal kami, dengan manajemen proyek berpengalaman, akan memastikan proyek renovasi ditangani secara profesional. Jangan khawatir, untuk pembiayaan, kami tidak mahal.

Info lebih lanjut, kontak CS

Siap memulai proyek desain interior?

Memiliki rumah impian sesuai anggaran yang anda miliki? Sangat mungkin dan mudah.

2000+ desain telah diselesaikan, dapatkan lebih banyak inspirasi!

...
Hello interiordesign.id